Tuesday, June 26, 2018

Rasakan Indahnya Malam Pertama di Bali Itu Mudah dan Murah, Begini Caranya

Honeymoon tertunda sambil anniversary enaknya ke Bali.
(Foto: Benny Rhamdani)

Bulan madu alias honeymoon masih jadi impian banyak pasangan. Bukan hanya bagi yang akan menikah. Buat yang sudah menikah tapi nggak sempat melakukan honeymoon pasca resepsi pernikahan juga. Contohnya, ya kayak saya ini.

Pasalnya, nggak semua orang benar-benar bisa mengadakan honeymoon segera setelah menikah sesuai impian mereka. Selain karena waktu yang sering tidak cocok dengan kesibukan pasangan yang biasanya sedang meniti karir. Juga kondisi keuangan yang tak memungkinkan lantaran tersedot biaya pernikahan dan keperluan lainnya yang lebih prioritas.

Tapi, nggak perlu khawatir. Kita kan masih bisa membuat honeymoon yang tertunda. Bulan madu yang lebih terencana dengan baik dan lebih siap. Kalau bisa sih, berdekatan dengan perayaan anniversary pernikahan, biar benar-benar terasa seperti habis menggelar pernikahan.

Saya sendiri pengen sekali bisa bulan madu bersama istri ke negeri impian saya, yakni India. Kayaknya seru, bisa ke Kashmir, Simla, Goa, sampai ujungnya merayakan anniversary pernikahan di Taj Mahal. Cuman ya, terlalu mahal. Alternatifnya apalagi kalau bukan Bali!

Paling nggak enak pergi ke pantai tapi nggak sama pasangan.
(foto: Benny Rhamdani)

Mengapa Bali? Karena saya sudah beberapa kali perjalanan dinas ke Bali. Di sela waktu dinas, saya menyambangi tempat-tempat wisata di Pulau Dewata itu, muncul keinginan untuk mengajak istri tercinta ke Bali. Sekaligus menikmati indahnya malam pertama bersama di Bali ala-ala pengantin baru. 
Berikut cara mudah dan murah yang kami lakukan untuk melakukan honeymoon sekaligus merayakan anniversary pernikahan kami.

1. Siapkan dana honeymoon

Kita nggak akan bisa ke mana-mana kalau nggak punya uang. Kecuali ada mukjizat yang membuat kita bisa pelesiran di Bali begitu saja. Jadi, sebisa mungkin siapkan dananya jauh-jauh hari. Bisa dari menyisihkan sisa gaji. Tapi alangkah lebih baiknya jika diambil dari pendapat di luar gaji, seperti yang saya lakukan adalah mengerjakan proyek di luar kantor, memenangkan lomba ngeblog atau quiz, sementara istri saya ikut membantu lewat arisan.

Kerja yang rajin biar bisa nabung buat honeymoon.
(foto: Benny Rhamdani)

Berdasarkan pengalaman, sebaiknya siapkan dana lebih dari anggaran. Biaya untuk di Bali berdua  selama dua malam, misalnya Rp15 juta, sebaiknya siapkan sekitar Rp20-25 juta. Sebab jika kita punya dana banyak, sesuatu jadi terasa murah. Sebaliknya, jika dana mepet alias pas-pasan, biaya Rp.100.000 saja terasa mahal banget. Toh, uangnya nggak harus kita habiskan semua juga.

2. Diskusikan rencana waktu dan tujuan bersama

Karena tujuan honeymoon sebenarnya adalah untuk menguatkan ikatan tali pernikahan, mulailah dengan menjalin komunikasi bersama yang intens dengan pasangan saat merencanakan perjalanan honeymoon yang tertunda ini. Seperti, berapa lama, ke mana aja, ngapain aja, menginap di mana dan sebagainya. Jangan sampai begitu di Bali, malah nggak jelas arah dan tujuan. Kecuali bagi yang sama-sama pasangan random.

Bikin rencana matang berduaan dan jangan mepet-mepet.
(Foto: Benny Rhamdani)

Saran aja sih. Merencanakan waktu dan tujuan bersama ini juga membuat segalanya lebih efisien dan efektif. Oh iya, kita juga bisa membuat rencana B, misalnya khawatir kalau kegiatan outdoor tidak mungkin dilakukan karena hujan. Nah, kalo mau berdebat di sinilah saatnya. Jangan sampai nanti malah berantem di lokasi honeymoon karena persiapan yang nggak matang.

Kami akhirnya memutuskan untuk tinggal di sekitar Bali Selatan yang banyak wisata pantainya. Maklum, kami kan tinggal di Bandung. Jadi melihat pantai dan mendengar suara deru ombak itu sesuatu yang romantis banget. Dan karena keterbatasan waktu cuti saya, lalu mengindari peak season, kami hanya punya waktu 3 hari 2 malam.

3. Pilih travel biro terpercaya

Namanya traveling pakai pesawat dan harus menginap, sangat susah menghindari yang namanya jasa travel biro alias agen perjalanan.  Apalagi agen perjalanan online, sangat membantu banget. Carilah agen perjanan online terpercaya yang terkenal. Bila menemukan beberapa nama, cobalah masuk ke beberapa web yang populer.

Awalnya sih kami hunting tiket dan hotel terpisah. Ternyata menghabiskan waktu. Sampai kami menemukan paket honeymoon Traveloka ke Bali yang punya pemesanan tiket sekaligus hotel.

Ya, udah! Kami akhirnya memutuskan ambil produk paket tiket+hotel ini karena mempermudah  dan nggak perlu lagi memesan tiket dan hotel secara terpisah. Pointnya sih mudah dan saving time! Kami jadi bisa langsung membandingkan juga pilihan lokasi hotelnya yang dekat Legian, Kuta atau Nusa Dua gitu nggak pakai ribet.

Enak udah ada paket plus hotel kalo honeymonn ke Bali nih.
(Captured from traveloka.com)

Mudahnya lagi, kita diberikan list yang bisa diatur berdasarkan harga, skor pengguna dan tingkat popularitas. Kalo saya sih lebih suka berdasarkan  rekomendasi. Nah, ternyata hotel yang di kawasan pantai sesuai impian kami tersedia banyak di sini. 

Selain mudah, ternyata juga harganya lebih murah ketimbang pesan tiket pesawat dan hotel terpisah.
Pas dicek untuk pesan paket pesawat+hotel  ternyata lebih hemat dibanding pesan terpisah. Baik hatinya, bisa hemat sampai 20% tanpa kode promo apapun. Pastinya sih, ternyata di bawah anggaran kami jauh banget. Jadi, lebihnya bisa kami simpan untuk honeymoon berikutnya. 

Dan kebanyakan juga pasti tahu dong, Traveloka tuh tersedia banyak metode pembayaran. Jadi, saya sih merekomendasikan Traveloka kalo urusan agen perjalanan online, palagi untuk paket tiket plus hotel. Apalagi, saya biasa pakai untuk perjalanan dinas juga. Jadi saya sudah simpan aplikasinya di smartphone saya.

Nah, itu dia cara merasakan honeymoon yang mudah dan murah di Bali. Jadi nggak ada alasan lagi menunda-nunda lagi honeymoon impian. Ssst, nggak cuman artis aja yang bisa nikmati indahnya malam pertama di Bali.



^_^