Showing posts with label brimob ganteng. Show all posts
Showing posts with label brimob ganteng. Show all posts

Sunday, June 12, 2016

Ogah Ngabuburit di Mall, Polisi Muda Ini Pilih Jualan Ta'jil




Di beberapa tempat, saya kadang merasa miris melihat pemuda pada Bulan Ramadan malah menyia-nyiakan waktu dengan jalan-jalan ke mal, pinggir pantai, boncengan naik motor tak keruan. Untungnya, masih ada juga yang mengisi waktu ngabuburit dengan ibadah, berbagi, atau berbisnis. Salah satunya adalah seorang anggota brimob muda bernama Asep Setiawan,

Sejak awal puasa, pemuda berusia 23 tahun ini sepulang dinas tak berleha-leha. Polisi berpangkat brigadir polisi dua (bripda) memilih untuk berdagang tajil buka puasa. 

"Sebagai perantau, aku  harus pandai bersosialisasi dengan lingkungan dan perbanyak mencari keluarga atau saudara angkat. Tiga tahun  di sini, aku mengenal ibu kantin di kantor tempatku kerja. Karena aku supel, akhirnya aku jadi dekat dengan  ibu kantin layaknya seorang adik dan kakak. Bahkan aku juga dekat dengan  suami dan anak-anaknya," ucap pria asal Bandung, Jawa Barat ini. Nama kakak angkatnya adalah Rahayu.

Beberapa waktu menjelang Bulan Suci Ramadhan,  Asep bercerita pada Rahayu ingin cari kegiatan  selama bulan puasa setelah pulang berdinas. Rahayu  menyarankan  agar Bripda Asep jualan ta'jil Ramadhan di depan rumah makan dia, Rumah Makan Ayam Pelangi. Bripda Asep sempat bingung apa yang mau dijualnya. Rahayu pun kemudian memberi saran beberapa jenis dagangan.

Bripda Asep tentu tak sanggup menyiapkan semua itu karena harus berdinas. Akhirnya, dia menyerahkan pembuatan gorengan dan agar-agar kepada kakak angkatnya. "Kebetulan Kak Rahayu juga punya rumah makan dan ada dua karyawan yang mau membantu," tambah Bripda Asep.

Lataran posisi kantor dinas dekat dengan tempat jualan, Bripda Asep dapat langsung berubah tuga menjadi pedagang tajil di sore hari. Kadang juga kalau ada piket atau kesibukan di kantor Bripda Asep minta tolong kepada Rahayu untuk menggantikannya  jualan.

Alhamdulillah, pembeli di lapaknya ramai. Bahkan tak sedikit teman kantor Bripda Asep yang jadi langganannya. Apakah tidak merasa gengsi? Masih muda, polisi lagi, jualan ta'jil di lapak? Pertanyaan itu beberapa kali terlontar dari orang yang membeli.

"Saya tidak tidak perlu merasa malu. Selagi kita mencari rejeki yang halal mengapa harus malu?" ucap Bripda Asep. "Memang rezeki yagn dihasilkan tidak seberapa banyak. Tapi  dari pada mgabuburit ke mall nggak jelas, ya mending jualan aja. Bisa nambah rezeki,nambah silaturahmi juga. Alhamdulillah sejauh ini jualannya laris,semoga Berkah. Aamiin," doanya.

Dan lagipula, Bripda Asep tak perlu lagi repot mencari ta'jil untuk berbuka sekarang. Jika masih ada sisa, dia bisa menikmati barang dagangannya sendiri. 

Monday, August 3, 2015

Pesulap Tampan Ini Ternyata Anggota Brimob





Semula kartu di tangan pesulap ganteng ini bermotif empat hati, lalu dengan  skill yang dimilikinya sebuah gambar hati muncul. Kartu itu pun diubahnya bermotif lima hati dengan perubahan diperlihatkan di depan mata.

Itu hanya salah satu kehebatan Handy Aziz Haekhal di akun instagramnya @handyazizhaekhal yang mengundang decak kagum para followernya. Pesulap yang lebih suka disebut mentalist ini juga memposting trick sulap lainnya di Instagram.

“Saya main sulap dari tahun 2009, dengan aliran sulap mentalist, sama seperti  Master Deddy Colbuzier. Tapi permainan saya  lebih terinspirasi Denny Darko,” ungkap pria yang masih mengaku single ini saat ditanya.

 Handy mengaku pertama kali belajar sulap dari seorang pesulap jalanan.  “Dia sangat baik mengajarkan saya,” jelas  cowok kelahiran 13 Iktober 1993 ini. Kemudian, Handy pun bertemu seseorang di Kota tua Jakarta,” Saya nggak tahu dia siapa. Saya main sulap di depan dia. Dia bilang hebat untuk saya. Belakangan saya baru sadar, dia adalah salah satu finalis ajang The Master season 5. Amazing banget!”

Alasan Handy menekuni aliran mentalist karena triknya yang sulit ditebak. “Karena memang menggunakan kekuatan pikiran dan bahasa tubuh,” ungkap  pria yang mendapat dukungan penuh dari orangtuanya menekuni sulap.

Penampilan pertamanya di depan umum sendiri, Handy menyebutkan bermain manipulasi kartu, yaitu teknik memindahkan kartu tanpa disentuh. Dan saat ini pemegang gelar The Best Mentalis  di 8EH Magic Show 2015 ini masih menyimpan trik sulap besarnya. “Pengen membuat prediksi dari sekian pemikiran orang banyak. Saya sudah siap, tinggal tunggu tanggal mainnya,” jelas penyuka lahraga dan nonton film ini.

Menariknya sosok pesulap tampan ini adalah ternyata seorang anggota Brimob di Polda Metro Jaya sejak 2012. Kendati bertugas utama sebagai abdi negara, Handy mengaku tak menyurutkan niatnya mendalami terus sulap.


“Kantor sangat mendukung aktivitas saya sebagai mentalist.  Malah kalau dikasih kesempatan, saya ingin bikin rekor baru menembak dengan mata ditutupbesi, alumunium, dan kain lima lapis,” katanya serius sama seriusnya saat dia bilang sedang cari-cari gebetan. “Nggak harus polwan atau pesulap kok,” ujarnya.

^_^