Sunday, March 30, 2014

Inspirasi Kesetiaan bersama Cap Kaki Tiga



Apakah setia itu?

Setia yang pertama kali kukenal adalah dari ayahku. Setia seorang prajurit. Aku ingat sekali ketika pertama membaca butir-butir sumpah prajurit  dari sebuah buku kecil. Kucoba mengerti kalimat demi kalimat di sana. Ya, aku tahu ayahku adalah orang yang amat setia dengan sumpah prajurit itu.

Betapa tidak. Begitu Ayah mendapat tugas untuk berjuang ke Vietnam dan Kongo bergabung dengan Pasukan Garuda, maka Ayah pun langsung menunaikan tugasnya. Padahal Ayah harus meninggalkan aku dan kakakku yang masih kecil. Begitu juga Ibu. Bukan hanya satu atau dua hari, tapi berbulan-bulan.

Aku membayangkan Ibu yang harus menanggung rindu. Masa itu belum ada SMS atau e-mail. Sehingga kabar Ayah tidak bisa diterima setiap saat. Jangankan semenit, bahkan kadang berminggu-minggu tiada kabar. Tapi Ibu percaya sepenuhnya dengan kesetiaan Ayah. Kesetiaan terhadap cinta dan kesetiaan kepada Negara.

Peluh dan keluh senantiasa Ibu sembunyikan dari kami. Sebagai isteri parajurit, Ibu mengasuh kami dengan penuh cinta kasih. Itulah salah satu tanda kesetiaan isteri prajurit kepada suaminya.

Aku pun masih ingat beberapa tugas Ayah sebagai prajurit yang tidak harus melulu berhubungan dengan peperangan. Beberapa kali, Ayah kulihat tidak pulang berhari-hari karena harus apel siaga jika berlangsung kegiatan besar nasional. Kadang Ayah juga harus terjun ke lapangan saat terjadi demonstrasi atau kerusuhan. Itu semua sering membuat saya was-was.

Bahkan ketika Ayah kemudian mengikuti pendidikan miiliter lanjutan, lalu … tidak pernah kembali lagi ke rumah, aku tahu itulah bukti kesetiaan Ayah sebagai prajurit.

Dari sanalah aku banyak mendapat inspirasi kesetiaan. Bahwa setia itu luas. Setia kepada Negara, setia kepada pekerjaan, terlbih kepada keluarga. Meskipun aku bukanlah seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia, tetapi inspirasi kesetiaan itu terus melekat dalam langkahku.

Menemani Isteri Belanja Bulanan

Menurutku, kesetiaan bukan hanya pada hal-hal besar, seperti menjaga perdamaian dunia. Kesetiaan adalah menjaga janji-janji kita, sekecil apapun janji itu.  Apalagi janji tersebut punya manfaat baik untuk keharmonisan keluargaku.


Sejak awal pernikahan, aku pernah berjanji dalam hati sendiri akan mengantar isteri belanja bulanan setiap bulan. Dan itu terus kujaga hingga kini. Tradisi ini tidak aku ambil secara langsung dari inspirasi kesetiaan Ayah. Aku hanya ingat, Ayah pernah janji akan mengajak kami sekeluarga nonton ke bioskop sebulan sekali. Dan itu terus dilakukan. Walaupun kami harus berdesakan berempat naik motor.

Mulanya, memang mengantar isteri belanja bulanan asyik-asyik saja. Lama kelamaan, aku merasakan hal tersebut agak membosankan. Terutama ketika isteri merasa perlu bolak-balik membandingkan harga merk satu dan lainnya. Cuman kalau memilih larutan penyegar saja isteri  tidak pernah tergoda merk lain selain Cap Kaki Tiga Asli. Soalnya, Larutan Penyegar Cap Kaki Tiga yang paling setia dan memiliki manfaat memerangi panas dalam.


Terkadang aku tergoda untuk menghindari acara mengantar isteri belanja bulanan ini. Beberapa teman di kantor, malah sudah bisa lepas dari ritual tersebut. Namun setelah dipikir-pikir, manfaat mengantar isteri belanja bulanan sangat besar selain karena memegang janji, saat belanja kita akan banyak berdialog untuk menentukan satu pilihan. Bukankah itu suatu bentuk komunikasi yang diusung-usung sebagai kunci sukses pernikahan? Lagi pula, hampir sebagian besar yang dibelanjakan isteri adalah untuk kepentinganku juga. Jadi sebenarnya tidak ada alasan untuk menghindari rutinitas mengantar isteri belanja bulanan.

Berdasarkan garis hidup Ayah yang hidup dalam waktu singkat itu,  kupikir, selagi aku masih hidup akan sangat bermakna jika diisi waktu aku dengan banyak mendampingi isteri. Jika waktu hidupku sudah berakhir, tidak mungkin lagi, kan?

Untuk yang ingin lebih jelas tentang Larutan Penyegar Cap Kaki Tiga yang 75 tahun setia memberi manfaat, silakan masuk ke:



Pengalaman Menginap di Villa Kembar Dago Bandung

Setiap kali melakukan rapat produksi, saya bersama tim selalu berusaha menghindari tempat yang kaku. Ruang rapat di kantor jelas bukan pilihan. Juga ruang rapat di hotel. Untunglah di Bandung banyak pilihan, sehingga tidak begitu sulit mencari tempat rapat dan juga menginap. Salah satunya adalah Villa Kembar di daerah Dago Resort.

Saya dan tim memilih ruang rapat yang lebih casual, terutama untuk rapat perencanaan produksi yang biasanya butuh tempat yg lebih casual. Agar rapat kami lebih informal dan ide-ide pun berdatangan dengan lancar.

Villa Kembar merupakan dua buah villa berwarna putih yang bersisian. Keduanya memiliki bentuk yang mirip dari luar. Bedanya, salah satunya terdapat kolam renang. Kami pun memilih villa tersebut.






Letaknya yang berada di daerah perbukitan utara kota Bandung sendiri sebenarnya sudah sangat membuat kami nyaman. Apalagi begitu masuk ke dalam villa tersebut. Setelah memarkir mobil, kami harus naik tangga menuju ruang utama. Begitu regol kayu  saya buka langsung terlihat kolam renang dan ruang keluarga yang luas. Lengkap dengan dapur kering dan ruang makan. Terdapat satu kamar utama yang luas lengkap dengan kamar mandi.

Di loteng, masih ada dua kamar berukuran sedang dan satu kamar besar lainnya.  Untuk peserta rapat di bawah 10 orang, tempat ini cukup representatif.

Karena villa, makanan tentu saja kami harus pesan sendiri. Tidak usah khawatir karena jaraknya yang tak begitu jauh dari kota Bandung, kita bisa memesan makanan apapun untuk diantar.Malam harinya kita bisa memanggil  organ tunggal (tanpa penyanyi) untuk mengiringi kami refreshing setelah berkutat rapat.








Monday, March 24, 2014

REVIEW: The Book Thief, Gadis Cilik Pencuri Buku



Saya penggemar buku dan film. Karenanya,  saya paling suka nonton film tentang pecinta buku. Salah satunya adalah film The Book Thief (2013) yang diadaptasi dari novel karya Markus Zusak. Beruntung saya belum membaca novelnya, sehingga saya tidak sibuk membanding-bandingkan anatar novel dan filmnya.

Cerita dimulai  April 1938 yang bersalju (saya sampai mikir, kok bulan April masih bersalju ya?), gadis kecil Liesel Meminger (Sophie Nelisse) dengan ibunya (Heike Makatsch) dan adiknya bepergian naik kereta. Adiknya diceritakan meninggal dalam perjalanan. Pada pemakaman adiknya, Liesel mengambil sebuah buku yang terjatuh milik penggali kubur.

Liesel kemudian diangkat oleh pasangan  Hans (Geoffrey Rush) dan Rose (Emily Watson) Hubermann, karena ibunya  seorang komunis yang berada dalam bahaya. Kedatangan Liesel  langsung membuat anak tetangga, Rudy Steiner ( Nico Liersch ) kepincut.

Rudy menyertai Liesel di hari pertama sekolah. Ketika guru di kelas meminta Liesel untuk menulis namanya di papan tulis, dia hanya mampu menulis tiga  huruf X.  Barulah ketahuan ternyata Liesel buta huruf.

Hans pun menyadari anak angkatnya tidak bisa membaca. Dia segera mengajari Liesel membaca memanfaatkan buku yang diambil Liesel dari pemakaman. Liesel kian terobsesi dengan membaca.

Pada upacara pembakaran buku oleh Nazi, Liesel dan Rudy harus melempar buku ke api unggun. Tapi Liesel marah melihat buku-buku yang dibakar. Ketika api unggun berakhir dan semua orang pergi, dia meraih sebuah buku yang belum  terbakar.  Aksi Lesel terlihat Ilsa Hermann ( Barbara Auer ),  istri walikota. Hans pun mengetahui ulah Liesel  dan menyarankan  Liesel harus merahasiakannya dari semua orang.

Suatu hari, Rosa meminta Liesel untuk mengambil cucian ke rumah walikota.  Ilsa malah mengajak Liesel ke perpustakaan mereka  dan memberitahu Liesel bisa datang kapan saja dan membaca sebanyak-banyaknya. Namun sayang, Pak walikota tak suka dengan Liesel. Liesel tidak pernah diizinkan ke rumah itu lagi. Tapi Liesel sering datang menyelinap ke perpustakaan untuk ‘mencuri’ buku.

Cerita berlanjut ketika Hans kedatangan  Max Vandenburg ( Ben Schnetzer ) seorang Yahudi yang menjadi buruan.  Mulanya, Max diperbolehkan untuk tinggal di kamar Liesel. Mereka mulai berteman karena merasa sama-sama korban kekejaman Hitler. Max kemudian pindah ke ruang bawah tanah, tetapi dingin di ruang bawah tanah membuatnya jatuh sakit. Liesel membantu memulihkan Max dengan membacakan buku.

Cerita semakin lama kian menegangkan. Sehingga saya sendiri menikmatinya tanpa sempat memencet remote untuk mempercepat atau pause ke kamar mandi sebentar.

Film ini saya rekomendasikan kepada Kompasianer yang suka buku, baik membaca ataupun menulis. Buang jauh-jauh anggapan film ini merupakan propaganda Yahudi atau bukan. Karena nilai-nilai humanisme-nya begitu universal.

Adegan paling saya suka adalah ketika Max meminta Liesel menceritakan keadaan di luar rumah dengan kalimat yang indah. Juga saat Liesel berusaha menenangkan warga di ruang persembunyiandari hujan bom dengan menceritakan kisah yang pernah dibacanya.

Sunday, January 19, 2014

Manfaat Terung Balado Untuk Vitalitas Pria





Sebagai urang Sunda, ke mana pun pergi makan selalu mencari sayur-mayur. Begitu pula jika ke restoran Padang. Tidak banyak pilihan olahan sayur di sana. Untunglah, saya punya makanan favorit yang biasanya tersedia di restoran Padang, yakni terung balado.

Bahan utama terung balado adalah terung ungu (eggplant) yang berasal dari India.  Dulu saya sempat termakan mitos bahwa pria tak baik mengonsumsi terung, karena karena dapat menurunkan libido. Namun, kemudian saya baru tahu, faktanya terung justru punya manfaat untuk vitalitas pria. Hal tersebut dipercayai pria India yang getol mengonsumsi terung agar memiliki vitalitas prima..


Terung mengandung mangan, mineral yang diperlukan untuk membantu membentuk jaringan tulang,  darah dan hormon seks, ungkap  University of Maryland. Terung juga dianggap memiliki efek afrodisiak atau mampu meningkatkan gairah seks karena  keberadaan senyawa saponin yang ternyata cukup banyak terkandung dalam terung. Senyawa saponin dipercaya berperan dalam proses pembentukan testosteron. 

Sejak membaca info tersebut, saya tak ragu lagi dengan manfaat terung. Lagipun, kalau memang membuat libido lemah, seorang teman saya yang hobi makan terung balado tidak mungkin punya anak hingga usianya hampir menginjak 50 tahun.

Manfaat Lainnya

Secara tradisional, tanaman terung digunakan sebagai obat untuk pengobatan gusi bengkak, peradangan pada mulut, wasir, borok pada hidung, retak tulang, memfasilitasi urine, dan demam.

Sementara itu, kulit terung mengandung banyak flavonoid dan antioksidan, yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke. Terung juga mengandung senyawa terpene yang dapat menurunkan kadar kolesterol. Sebuah studi menggunakan kelinci percobaan menunjukkan bahwa pemberian jus terung mampu menurunkan kadar kolesterol dan meningkatkan aliran darah.

Terung juga mengandung senyawa asam klorogenat (chlorogenic acid), yaitu salah satu jenis antioksidan, yang menurut beberapa hasil penelitian memiliki aktivitas antikanker, antimikroba, dan antivirus, serta memiliki kemampuan untuk menurunkan kolesterol LDL (kolesterol jahat). Terung juga diketahui mengandung tripsin inhibitor, yang merupakan komponen yang diyakini untuk membantu menetralkan sel penyebab kanker.

Nah, buat yang takut kuliner Padang karena katanya  banyak kolesterolnya, mendingan pilih saja kuliner terung balado ini. Rasanya lezat dan banyak manfaat bagi kesehatan.

^_^ 






Saturday, January 11, 2014

Musim Hujan, Paling Nikmat Makan Kuliner Palembang Model


Kuliner Palembang Model, empek-empek berisi tahu.
(foto: Benny Rhamdani)

Suatu hari ketika saya ke Palembang, keponakan saya bertanya,”Om, suka model nggak?”

“Model yang mana dulu. Nggak semua model itu orang baik-baik,” timpal saya.

“Maksud Om apaan sih?” tanya keponakan saya. “Model itu makanan kayak tekwan, tapi bulat-bulat.”

TETOT! Saat itulah saya baru nyadar salah menafsirkan kata 'model'. Ternyata model yang dimaksud keponakan saya adalah kuliner khas Palembang yang populer, sama seperti halnya empek-empek.

Karena penasaran dengan namanya yang berkesan glamour, saya langsung minta disajikan model. Cukup lama ternyata dia membuatnya. Namun kesabaran itu akhirnya berbuah kenikmatan. Menyantap kuliner model, apalagi dengan kuah panas, ternyata sangat nikmat. Saya sangat merekomendasikan untuk menikmatinya saat musim hujan seperti sekarang ini. Saat menikmati kuahnya, saya teringat satu jenis kuliner Palembang lainnya, yakni tekwan.

Model sebenarnya adalah pempek tahu dalam ukuran sedang yang dipotong-potong lalu disiram kuah kaldu ikan atau kaldu udang, ditambah bihun, dan juga biasanya ditambahkan kecap. Mau lebih sedap? Tambahkan  sambel.

Karena memakai bawang putih yang mengandung antibiotik, kuah model sangat membantu untuk menguatkan badan. Tahu sendiri, kalau musim hujan biasanya mudah sekali kita terserang flu. Menurut kerabat saya di Palembang, biasanya mereka makan model saja ketika mulai ada gejala flu.

Model sebelum dipotong.
(foto: Benny Rhamdani)
Di Palembang, model bisa dibeli di kedai empek-empek, bahkan saya melihat gerobak dorong yang menjual empek-empek juga menyediakan model. Sayangnya di luar Palembang, kuliner satu ini belum sepopuler empek-empek, sehingga saya susah sekali mencarinya di Bandung, tempat saya tinggal. Ada sih yang jual, tapi tak seenak di Palembang.

Jenis model ada dua, yaitu model ikan dan model gendum. Model ikan dibuat dengan bahan yang hampir sama dengan pempek. Sedangkan model gendum terbuat dari tepung terigu. Biasanya model gendum lebih murah daripada model ikan. Tapi sampai sekarang saya tidak tahu alasan kuliner berisi tahu ini dinamakan model.

Lantaran saya menyukai model, ketika isteri saya ke Palembang langsung minta diajarkan membuat model kepada kakaknya yang hampir 20 tahun menetap di Ibukota Sumatera Selatan itu. Nah, ini dia catatannya:


Bahan  Bulatan Model:

  • ·         500 gram ikan segar
  • ·         400 gram tepung sagu
  • ·         1 sendok teh munjung bawang putih halus
  • ·         1 butir telur
  • ·         2 buah tahu cina (potong kecil 2)
  • ·         Garam halus secukupnya
  • ·         Air es 3/4 gelas
  • ·         Minyak goreng
Bahan Kuah:


  • ·         250 gram udang, ambil kepalanya lalu rebus jadikan kaldu, potong punggung udang
  • ·         5 siung bawang merah
  • ·         7 siung bawang putih
  • ·         3 batang daun bawang, potong 1 cm
  • ·         Daun seledri
  • ·         1 buah bengkuang ukuran kecil, potong memanjang seperti korek api
  • ·         Daun sedap malam secukupnya, rendam ambil bagian tengah yang kuning (biar tidak pahit) lalu simpulkan
  • ·         Jamur kuping secukupnya, rendam lalu potong kecil2
  • ·         1 sendok teh merica
  • ·         Sohun
  • ·         2 Liter air
  • ·         Bumbu kaldu

Kalo bisa hindari penggunaan MSG.
(foto: Benny Rhamdani)

Cara Membuat Bola Model

  • ·         Bersihkan ikan, lalu blender bersama bawang putih halus, telur, garam, dan air es
  • ·         Bagi ikan tadi menjadi 4 bagian lalu uleni sedikit demi sedikit, setelah agak kalis bentuk menjadi seperti mangkok, masukan tahu, lalu tutup kembali dan bulatkan
  • ·         Goreng dengan api kecil sambil terus dibolak balik hingga mengembang dan matang sempurna

Cara Membuat Kuah Model

  • ·         Rebus kepala udang dengan 2 liter air
  • ·         Haluskan bawang merah, bawang putih, merica, lalu tumis bersama badan udang yang sudah diambil kepalanya tadi. Masukkan bengkuang, sedap malam, potongan batang bawang daun, jamur kuping.
  • ·         Tunggu sampai mendidih, masukan garam dan bumbu kaldu secukupnya. Biar lebih enak, rendam dahulu bola2 model biar bumbu lebih meresap dan enak
Cara Menyajikan Model

Letakkan sohun di mangkuk, tambahkan pempek tahu yang telah dipotong-potong, lalu siram dengan kuah model, taburi irisan daun seledri, bawang goreng. 
 

Selamat menikmati. Duh, lemaknnyo ....





Wednesday, January 8, 2014

Pasangan Seleb Mandarin Menikah di Bali



Nama Bali sebagai tempat paling romantis untuk menggelar upacara pernikahan tampaknya makin santer. Tak hanya seleb Indonesia, bahkan seleb dari China pun tertarik menikah di Bali. Termasuk pasangan seleb paling disukai di China, Yang Mi dan Hawick Lau.

Aktris China daratan Yang Mi (27 tahun)  dan  actor Hongkong Hawick Lau (39 tahun) akhirnya menyatukan cinta mereka dalam sebuah ikatan pernikahan yang dilangsungkan di Bali, Rabu (8/1). Acara pernikahan mereka disaksikan kerabat dan teman-teman dekat. Di Bulgari Hotel. Tampak pula aktris Tiffany Tang sebagai pendamping pengantin Yang Mi.

Rencana pernikahan mereka sudah dipublikasikan sejak November lalu. "Inilah yang terjadi. Keinginan kami adalah semua orang bisa datang," tulis Yang Mi melalui microbloggingnya. Postingan bintang serial TV The Return of the Condor Heroes (2006) juga dilengkapi foto tangannya dan kekasihnya lengkap dengan cincin kawin.

Hawick Lau juga menuliskan hal yang serupa pada akun blog miliknya. "Saya hanya ingin mengatakan, kami akan terus berjalan menyusuri  jalan bersama-sama. Jika kamu merasa lelah, bersandar hanya pada diriku dan biarkan aku perlahan membawamu. Terima kasih telah memberikan tanganmu ke saya! Terima kasih untuk semua harapan kalian!" tulis Lau yang terkenal lewat film Bless the Child.

Banyak rumor yang menyebutkan, pernikahan tersebut dilakukan lantaran Yang Mi sudah berbadan dua.  Saat dikonfirmasi wartawan, pemain film, bintang iklan sekaligus penyanyi ini berkata,”Aku kan memang akan menjadi seorang ibu.” Rumor itu terus berkembang karena kru produksi film Tiny Times 3 selalu meminimalkan adegan laga untuk Yang Mi.


Sementara Hawick seperti dilansir Xinhua sempat berkata,”Menikah, memiliki anak dan membangun keluarga adalah hal yang penting dalam hidup ini.”

Bali sendiri hingga kini menjadi tempat pernikahan favorit bagi artis lokal. Sebut saja Ruben Onsu dan Wenda, lalu pasangan Gisel dan Gading Martin.

Tuesday, January 7, 2014

Elpiji Naik, Pesantren Ini Tak Pernah Panik


Aktivitas di pesantren Alam Saung Balong Al Barokah


Kenaikan harga elpiji senantiasa diikuti berita kepanikan banyak orang. Satu-satunya jalan memang mencari pengganti elpiji. Seperti halnya yang dilakukan pesantren satu ini. Biar pun harga elpiji melambung, tak berpengaruh dengan nyala dapur pesantren karena mereka memanfaatkan biogas.


Pesantren  yang terletak di Majalengka, Jawa Barat ini bernama lengkap Pesantren Alam Internasional Saung Balong Al-Barokah. Di sini kita tidak hanya menemukan denyut para santri menimba ilmu agama, tapi melihat bagaimana santri meanfaatkan kekayaam alam yang ada. Salah satunya adalah memanfaatkan kotoran ternak sapi untuk biogas.

Seperti dituturkan Ustad Adin Wahyudin dari Saung Balong Al Barokah,"Seiring banyaknya limbah ternak dari peternakan dari 2-10 ekor maupun koloni  2O -7OO ekor per kandang kami berpikir untuk menafaatkan kotoran ternak itu."

Memanfaatkan kotoran sapi.


Pihak pesantren terlebih dahulu melakukan studi banding kepada para peternak pengelola  olah Limbah  ternak, meminta bimbingan konsultasi  kepada PPL Dinas atau belajar kepada  perguruan tinggi dan para tenaga ahli. Selanjutnya, dilakukan  perencanaan  baik biaya, konstruksi, model  pemanfaatan akhir dan tahapan pengerjaan. 

"Dari 2 atau 3 ekor sudah bisa memulai pengelolaan limbah tersebut. Untuk skala kecil minimal perlu biaya Rp 5juta untuk kapasitas 5 meter kubik. Tiga minggu dari selesai pembuatan Digester Biogas sudah bisa dihasilkan," lanjut Ustad Adin.

Tentu saja  proyek ini tidak selalu bejalan mulus. Kendala secara umum tetap ada, seperti akurasi konstruksi. "Kami harus dibimbing tenaga ahli, tenaga SDM diupayakan disiplin, tekun dan terampil memahami prinsip kerja Digester. Urusan  lokasi juga harus diperhatikan  karena dipayakan jauh dari lingkungan pemukiman atau dipastikan  aman dari pencemaran," jelas Ustad Adin.

Biogas di pesantren ini dikelola dengan baik oleh para peternak jamaah masjid Al Barokah,  orangtua santri, dan para santri terutama santri karya wirausaha.  Para ustad tentu terlibat apalagi ustadz dunia pertanian. Saat ini pesantren memiliki ternak  hampir 1000 ekor.

Apakah para santri tidak takut dengan najis?

Ustad Adin menjelaskan, "Seiring dengan pemahaman kerja sebagai Ibadah, sekalipun mengelola dunia limbah organik. Bersuci dengan  wudlu dan mandi merupakan upaya membersihkan dari najis, jangan kaku  dan jadi ribed."

Manfaat biogas ini dirasakan pihak pesantren  besar sekali. Sekitar I5 Ton  per hari menjadi bahan baku pupuk organik untuk pabrik sendiri. Sebesar  I50 meter kubik  gas per hari per 100 ekor sapi. Biogas dimanfaatkan untuk bahan bakar kompor gas dan energi bahan bakar genset  Listrik 8000 –15000 watt baik penerangan dan listrik rumahan.

Yang paling hebat dari biogas ini, tidak ada dampak negatif karena aman dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat, baik pupuknya, penerangan dan bagi energi kompor gas.

Pesantren pun saat ini tengah merintis proses penguatan  Kampung Mandiri Energi. Kunjungan dan studi  dari berbagai instansi sering diterima pihak pesantren. Bahkan dari Kemenristek dan LIPI  telah menjadikan Saung Balong Al Barokah  sebagai Fieldtrip.


Pemasangan digester.


"Dalam penciptaan Allah swt. terdapat  tanda-tanda Kekuasaan-Nya. Terdapat  hikmah, manfaat dan maslahat kehidupan bagi orang orang yang berakal.. Sekalipun dari limbah ternak, mengambil manfaat dari  hal tersebut merupakan  bagian dari ibadah, bersyukur, bertafakur atas ciptaan dan kebesaran Allah Dzat Ilahi Robbi.  Wallohu alam bisshowab," pungkas Ustad Adin.

(foto2: saungbalong)

Thursday, January 2, 2014

[TIPS] Menulis Naskah Seri Fantasteen



Ada 10 hal yang kamu harus perhatikan untuk menjadi penulis naskah Fantasteen:

1. Kamu masih berusia 13-18 tahun. Jangan lupa buktikan dengan kartu pelajar.

2. Panjang naskah 85-95 halaman saja. Ketik 1,5 spasi. Huruf 12 points, TNR atau Calibri. Jangan suka nawar ya.


3. Cerita yang ditulis harus cocok untuk bacaan remaja yang lincah dan dinamis.


4. Genrenya adalah fantasi. Boleh fantasi ringan dengan latar kehidupan sehari-hari (sekolah, mal, rumah, sanggar, misalnya) dibumbui fantasi, maupun fantasi berat dengan dunia yang diciptakan sendiri (seperti Narnia, Lord of The Ring, dan sejenisnya). Tapi tetaplah berusaha untuk membuat alur cerita yang jelas dan menarik, bukan hanya menonjolkan keajaiban fantasinya.

5. Jenis fantasi yang bisa kamu tulis, seperti indera keenam, kemampuan paranormal, vampire, horor, teror, kejiawaan, pokoknya tidak berbau kuntilanak, pocong dan hantu lokal lainnya. Boleh juga tentang ksatria, magic, dan lainnya. Tapi untuk saat ini hal-hal yang mencekam dan menegangkan lebih disukai pembaca Fantasteen. Sebagi contoh adalah Ghost Dormitory.

6. Jangan terlalu banyak tokoh yang memusingkan pembaca. Juga jangan memberi nama tokoh yang terlalu rumit untuk diingat pembaca.

7. Hindari adegan-adegan pembunuhan, perkelahian, pertempuran yang terlampaui sadis. Jangan terlalu mengumbar kata-kata kotor di tulisanmu.

8. Jangan bercerita dengan hal-hal klise. Seperti tertidur lalu memasuki dunia lain, melewati lemari ala Narnia. Harus lebih kreatif.

9. Juga jangan terburu-buru menutup cerita sehingga terlihat konyol. Semisal kematian yang tidak jelas, atau hal-hal lain yang membuat akhir cerita mudah ditebak.


10. Pastikan tulisanmu rapi, tidak salah ketik. Dan tentu saja tulisanmu harus karya sendiri. Bukan nyontek.





Cheria Tour & Travel, Biro Perjalanan Haji, Umroh dan Wisata Paling Islami

Ibadah dan melancong bersama Cheria
Sering sekali saya mendengar teman-teman di sekitar berkata seperti ini :


"Pengen umroh tahun ini, tapi nggak sempat ngurus ini-itu."

"Pengen umroh, tapi pengen sekalian jalan-jalan ke beberapa tempat wisata gimana ngurusnya ya?"


"Liburan ini pengen umroh, terus liburan, ke mana ya? Bingung nih."

"Kalo jalan-jalan ke Eropa, makanan halalnya susah nggak sih?"


Nah, seperti pengalaman saya, yang namanya bepergian ke luar negeri memang nggak semudah ke pasar induk. Harus punya uang lebih dari cukup, punya paspor, mengurus akomodasi di tempat tujuan, mengurus visa, membuat itenerary, ah capek deh! Apalagi kalau pekerjaan kita sedang numpuk, susah dapat cuti untuk mengurusnya, belum lagi kalo jauh tempatnya.

Bukannya nakut-nakutin nih. Yang namanya mengurus paspor atau visa sendiri, kalau tak berpengalaman banget, tak jarang menghabiskan waktu dan bolak-balik mengurus kelengkapan. Makanya, saya sering sekali kalo mau bepergian ke luar negeri, serahkan segala urusan kepada travel biro. Lebih mahal? Menurut saya, dengan waktu yang harus dikeluarkan dan keribetan yang dihadapi sebenarnya setimpal kok. Kita bisa bekerja atau melakukan aktivitas seperti biasanya, sementara segalanya sudah diurus travel biro.

Salah satu travel biro yang saya sarankan adalah PT. CHERIA - Biro Perjalanan Umroh, Haji & Tour Muslim Halal Syariah.  Biro perjalanan yang berlokasi di Jakarta ini sangat cocok untuk Tour Travel Wisata Muslim  karena saya seorang muslim. Dengan tagline 'muslim' ini sudah dipastikan segalanya dilandaskan ajaran agama Islam. Pastinya sangat aman untuk membawa serta keluarga, juga teman-teman yang seakidah.

Selain alasan tersebut, ada beberapa alasan lain yang membuat saya merekomendasikan travel biro Cheria, yakni memiliki banyak produk dan jasa  islami. Apan saja tuh?

 Paket Tour Wisata Muslim

Umumnya, kebanyakan muslim yang akan ke luar negeri di mana agama islam adalah minoritas, selalu punya masalah dengan makanan halal. Belum lagi mencari masjid untuk shalat berjamaah, atau bahkan sekadar menentukan arah kiblat.

Nah, Cheria Tour Travel melayani perjalanan wisata tour muslim halal syariah dengan tujuan domestik dan international yang dapat memberikan pengalaman liburan yang lebih unik dan beragam. Jadi nggak ada lagi tuh bingung-bingung cari makanan halal di lokasi wisata.

Paket Wisata Tour Muslim bisa kita pilih karena ada tiga paket. Pertama,  Paket FIT (Free Independent Travelers) yang memungkinkan kita bepergian dengan jumlah minimum dua orang saja untuk waktu ditentukan sendiri. Ya, siapa tahu mau bikin acara bulan madu kan bisa saja.  Lalu kedua, Paket Grup yang memungkinkan kita berangkat dengan jumlah minimal tertentu yang waktu pelaksanaannya telah ditentukan sebelumnya. Nah, yang ini kayaknya cocok banget buat acara komunitas semacam penulis islami atau blogger islami.  Ketiga,  Paket Private yang memberikan kita fasilitas tour yang berbeda dan tentunya tidak digabung dengan peserta lainnya selama tour berlangsung.

Bisa paket berdua dengan pasangan muhrim tercinta.

 Travel Umroh dan Haji Plus

Seorang teman pernah beranya, "Boleh nggak sih kalo ibadah umroh atau haji dibarengin sama wisata?"

Lalu saya pun googling. Ternyata boleh. yang penting niat dan pelaksanaannya benar. Kalau lagi ibadah, ya ibadah saja dulu. Masalahnya adalah bisa nggak kita khusyu ibadah tanpa memikirkan keinginan jalan-jalan? Bisa tentu saja. Serahkan pada ahlinya yakni Cheria. Jadi, tetaplah beribadah dengan khusyu, sementara urusan wisata sudah ada yang menangani.

Ini dia beberapa penawaran paket yang diberikan Cheria. Dipilih yuk!

Paket Umroh Reguler

Cheria Travel menyediakan paket umroh reguler yang memiliki beberapa keberangkatan di tiap bulannya di sepanjang tahun. Program umroh reguler ini menghabiskan perjalanan ibadah selama 9 hari dengan mengunjungi Mekkah, Madinah dan Jeddah. Nah, silakan deh kita sesuaikan jadwalnya dengan rencana kita.

Impian beribadah umroh bersama keluarga besar adalah impian banyak umat muslim.

Paket Umroh Plus Wisata

Untuk menambah keunikan produknya namun tanpa mengurangi nilai ibadah yang dilaksanakan, Cheria Travel juga menyediakan Paket Umroh Plus yang memungkinkan kita untuk berwisata muslim ke berbagai negara indah dan memiliki nilai Islam di seluruh dunia. Kayaknya, yang satu ini lagi ngetren banget ya. Mumpung liburan, jadi ke luar negerinya sekalian deh. Biar ngirit juga, kan?

Perjalanan Paket Umroh Plus ini akan menghabiskan sekitar 12 hari lamanya. Berikut adalah beberapa program umroh plus  yaitu :

  • Paket Umroh Plus Dubai
  • Paket Umroh Plus Turki
  • Paket Umroh Plus Kairo
  • Paket Umroh Plus Eropa
  • Paket Umroh Plus Aqso
  • Paket Umroh Plus Maroko, Spanyol

Paket Haji Plus

Selain menunaikan ibadah umroh, pastinya sebagai umat muslim seperti saya, pastinya ingin sekali  menunaikan ibadah haji ke tanah suci dong. Tentu saja, saya akan serahkan saja  kepada Cheria Travel sebagai biro perjalanan haji plus terpercaya. Sebab Cheria telah  memberangkatkan sejumlah jamaah haji plus ke tanah suci.

Ada 2 program haji plus, diantaranya adalah Haji Plus Kuota dan Haji Plus Non Kuota yang akan memberikan kenyamanan lebih dalam menunaikan ibadah haji di tanah suci nanti.


Biar nggak salah jalan, mendingan kita cari info lebih lengkap dengan menghubungi dulu melalui Telepon : 021 - 7900 216 (Hunting), Mobile : 021 444 610 74, Fax : 021-7918 2408, Email : info@cheria-travel.com dan Web: http://www.cheria-travel.com

(Foto2: Cheria)


Doa agar dimudahkan berangkat haji/umroh:

"Allahumma baligrna makkata walmadinata liziaroti haromika waharomi nabiika muhammadin shollallahu alaihi wasallam yusran la usran wa ala shihhati wal'afiati wassalamati wannajahi birohmatika ya arhamarrohimin."
Amiin.

" Ya Allah, sampaikanlah kami ke Mekkah dan Madinah untuk berziarah ke tanah Harammu dan tanah Haram NabiMu, Muhammad SAW dalam keadaan sehat wal'afiat, sejahtera & keberhasilan dengan RahmatMu, wahai Yang Maha Memiliki Rahmat."
Amiin.

Jangan lupa sambil dibayangkan kita sedang menjalankan ibadah haji dan umroh.