Tuesday, December 18, 2012

[OPINI] Prediksi: Tren Buku 2013

Prediksi: Tren Buku 2013
Tahun 2012, jajaran buku laris nyaris dikuasai cukilan kisah hidup tokoh popular seperti Abu Rizal Bakrie, Jokowi, Dahlan Iskan dan Chaerul Tanjung. Buku tentang Jokowi tak terhingga jumlahnya, baik yang official maupun tidak. Namun, tidak ada yang menonjol satu pun di rak best sellers. Dari urutan jumlah judul, Dahlan Iskan ada di posisi kedua. Karena Dahlan Iskan juga seorang penulis, kebanyakan buku yang beredar adalah official. Tapi yang laris malah novelisasi biografinya yang berjudul Sepatu Dahlan. Begitu pun novelisasi kisah hidup Abu Rizal Bakrie lewat Anak Sejuta Bintang.



Buku boss Trans Corp berjudul Anak Singkong adalah yang paling fenomenal. Selain gencar diiklankan lewat jaringan televisinya, display buku pun menonjol di toko-toko buku. Bahkan, kita dengan mudah menjumpai buku tersebut di perempatan jalan, yang konon barang bajakan.

Buku non fiksi lainnya yang menonjol datang dari para motivator dan trainer papan atas seperti Merry Riana dan Ippho Santosa. Buku mereka tak hanya meledak di toko buku, tapi di setiap acara yang mereka gelar.
Di luar buku-buku biografi, muncul pula novel-novel karya penulis papan atas yang berhasil menduduki puncak best sellers di toko buku, seperti Partikel (Dee) dan Sunshine Becomes You (IIana Tan). Masih ada beberapa judul novel yang sempat nangkring di rak best sellers tapi waktunya tak sepanjang dua novel tersebut. Paling mengejutkan adalah banjir novel beraroma Korea, baik karya terjemahan dari Korea, maupun yang digarap penulis lokal, salah satunya berjudul Oppa and I.

Sedikit catatan penting yang saya suka, buku karya penulis lokal masih mendominasi papan buku laris. Baru di penghujung 2012 ini muncul karya anyar J.K Rowling berjudul The Casul Vacancy yang mulai menguasai display toko buku.

Penulis Baru?


Pada 2013, diperkirakan beberapa buku sukses 2012 akan muncul sekuelnya. Sepatu Dahlan akan disusul Surat Dahlan, bahkan konon Ippho akan menovelisasi buku sukses Keajaiban Rejeki-nya. Penulis papan atas yang belum menciptakan gebrakan pada 2012 seperti Habiburrahman El Shirazy, A. Fuadi, duet Agnes Davonar dan Andrea Hirata bisa saja menetaskan karya terbaiknya pada 2013. Begitu pula penulis produktif seperti Tere Liye dan Agnes Jessica. Semua penggemarnya pasti akan menunggu karya-karya mereka sepanjang waktu.

Mekipun demikian, tidak menutup kemungkinan terjadi ledakan buku laris dari penulis pendatang baru. Menurut catatan saya, justru banyak buku-buku laris dilahirkan dari karya perdana seorang penulis. Buku laris pun tak harus lahir dari penerbit papan atas, Tidak jarang karya yang ditolak penerbit papan atas, justru meledak di penerbit baru yang editornya lebih jeli melihat momentum pasar.

Jika melihat siklus sepuluh tahunan, pada 2013 nanti kemungkinan bakal terjadi booming buku-buku romantis karya penulis lokal. Karena pada 2012 ini, banyak sekali penerbit yang mengadakan lomba dengan tema tersebut. Bisa jadi semua akan diterbitkan pada 2013. Dengan adanya booming di genre novel roman, tidak heran jika ada kejutan dari tema lain, seperti novel komedi maupun novel sejarah.

Menyambut tahun 2014, di tengah 2013 kemungkinan besar akan dipenuhi buku-buku politik dan memoar para politikus yang akan berjuang meraih kursi kekuasaan. Suhu politik yang panas, juga akan diimbangi dengan buku-buku kesehatan ringan baik untuk fisik maupun kejiwaan.

Jika Anda seorang penulis dengan sasaran pembaca remaja atau wanita, cobalah untuk membayangkan juga tren mode, televisi, film, dan musik pada 2013. Mendekatkan warna tulisan Anda dengan tren global, jauh lebih mudah masuk ke pasar ketimbang bertaruh dengan tema-tema yang tidak kompromi.

Benny Rhamdani,
praktisi perbukuan

0 komentar:

Post a Comment