Thursday, December 29, 2016

Delapan Perilaku Kampungan yang Harus Dihindari Saat di Retoran




Restoran di Indonesia sudah bertebaran di segala penjuru di Indonesia. Namun, banyak sekali orang yang mengabaikan etiket saat berada di restoran. Bahkan perilaku tersebut tak mengenal status ekonomi maupun tingginya pendidikan. Sehingga tak jarang menyebut pengunjung restoran di Indonesia disebut kampungan.

Tidak ada salahnya mengikuti etiket di dalam restoran, sebab pengunjung restoran bukan hanya kita. Yang bayar juga tidak kita saja. Dengan menjaga etiket sesaat di dalam restoran, kita tidak akan merugi. Justru kalau dilakukan bersama akan membuat suasana lebih nyaman.

Nah, lain halnya kalau belum tahu beberapa etiket. Tidak perlu yang mendalam, cukup delapan hal mendasar ini dulu.


Matikan Ponsel

Selagi berada di dalam restoran, sebaiknya matikan ponsel, atau setidaknya dibisukan. Jika ingin menelepon seseorang, cobalah keluar dari restoran agar tidak perlu berteriak-teriak mengganggu yang lain. Lagi pula, saat bersama keluarga di restoran bukankah sebaiknya saling ngobrol tatap muka ketimbang memerhatikan laray ponsel?


Jangan Terlalu Nyaring Bicara

Ke restoran bersama keluarga atau rombongan teman bukan lantas seluruh ruangan Anda kuasai. Tetap jaga kenyaman tamu restoran lainnya. Jika benar-benar tidak bisa mengendalikan keramaian saat ngobrol, pilihlah tempat yang terpisah atau ruangan khusus.


Tutup Mulut Saat Mengunyah

Makanan selezat apapun, usahakan mengunyah  dengan mulut tertutup. Sebab suara kunayahan yang dikeluarkan mulut sama sekali tidak ada merdu-merdunya. Bahkan buat sebagian orang terdengar menjijikan karena seperti suara binatang yang sedang makan. Apalagi  jika makan dengan orang yang Anda segani.


Duduk Tegak

Jangan membungkuk saat makan. Berusahalah tetap tegak namun santai.  Posisi duduk tegak juga membantu pencernaan Anda mengerjakan tugasnya dengan baik.

Jangan Bertumpu Tangan

Hindari meletakkan tangan di atas meja, apalagi sikut lengan sampai bertumpu. Mula-mula memang akan terasa kagaok, tapi aturan meja makan memang meja makan hanya untuk peralatan makan, bukan anggota tubuh kita.


Tanyakan Menu 

Restoran yang Anda kunjungi mungkin adalah yang pertama kali. Jangan ragu untuk bertanya soal menu yang disajikan kepada pelayan. Termasuk bahan makanan yang mungkin bisa membuat anda alergi atau melanggar diet tertentu. Tidak perlu malu dan jangan sok tahu. Jangan memilih karena semata nama keren, ternyata yang datang daging bekicot.


Ajarkan Anak tentang Aturan di Restoran

Ke restoran bersama anak memang menyenagkan. Tapi bisa menjadi bencana ketika anak membuat kekacauan di dalam restoran. Jadi, sebaiknya ajarkan terlebih dahulu anak-anak tetntang aturan selama di restoran. Usahakan tidak berteriak, mengacaukan suasana, dan gangguan bagi tamu lainnya. Jika Anda tidak bsia mengendalikan anak Anda, maka jalan satu-satunya segera tinggalkan restoran itu. Sebab orang tidak akan menyahkan anak Anda, melainkan Anda yang tidak mampu mengajarkan ketertiban di restoran.


Dandan 

Hal ini biasanya dialkukan kaum wanita seusai makan. Karena setelah makan biasanya dandanan jadi berantakan, maka merasa perlu berdadandan ulang. Sebanrnya tidak dilarang berdandan di restoran, tapi tempatnya bukan di tempat makan, melainkan di kamar kecil atau wastafel.


Sebenarnya masih banyak aturan makan di restoran. Tapi, nanti malah membuat Anda takut makan di sana. Yang dasar-dasar saja seperti delapan hal di atas lebih dulu dipatuhi.

Wednesday, December 28, 2016

16 Hal Menarik Tentang Novel 'Dilan'


Novel Dilan karya Pidi Baiq sudah laris di tahun pertama terbit pada 2014. Dengan mengusung judul Dia Adalah Dilanku Tahun 1990, novel yang mengusung dua karakter utama Dilan dan Milea ini mengagetkan masyarakat pembaca buku dengan gaya bercerita tak biasa dan jenis percintaan yang unik.
Pada 2015, Pidi Baiq menelurkan sekuelnya dengan judul Dia Adalah Dilanku Tahun 1991. Kisah kasih tak sampai yang dipaparkan di buku ini membuat pembacanya patah hati dan meraung-raung. Toh, buku ini tak kalah larisnya dengan buku pertama. Dan pada September 2016, penulis yang biasa disapa Surayah itu kembali mencetak sukses dengan menerbitkan buku Milea, Suara dari Dilan. Sebelum terbit, bukunya sudah terjual dengan sistem pre-order sebanyak lebih dari 5.000 eksemplar. Sungguh luar biasa, mengingat novel saat ini habis di angka 3.000 eksemplar saja harus melakukan perjuangan berat.
Menjelang penutup akhir tahun 2016 ketiga buku tersebut sudah mencatat rekor penjualan hampir 500.000 eksemplar. Itu saja di luar penjualan e-book resmi melalui Playstore yang juga menjejak penjualan terlaris hingga kini. Entah berapa banyak buku terjual jika dijumlah dengan buku bajakannya yang merajelela.
Setidaknya, inilah 16 hal yang membuat ketiga buku Dilan itu laris, menurut catatan saya pribadi yang ikut mengangani penerbitan setiap buku-buku Pidi Baiq.
1.
Pidi Baiq telah membuat riset terlebih dulu sebelum menulis Dilan. Terutama karena ada perpindahan genre dari buku yang ditulis sebelumnya yang humor ataupun satir ke novel remaja. Dia mengaku membaca sekilas novel-novel teenlit yang disukai remaja, meskipun tak menamatkan semuanya. Pidi Baiq merupakan pembaca buku yang baik. Sebelumnya, dia adalah pelahap buku-buku filsafat.
2.
Pidi Baiq memosisikan lebih dulu bahwa dua buku Dilan adalah untuk pembaca buku cowok. Sehingga dia mengolah konten cerita sedemikian rupa agar bisa dinikmati pembaca cowok. Padahal selama ini teenlit identitik dengan bacaan remaja cewek.
3.
Pidi Baiq membuat test the water dengan memosting bab-bab awal setiap bukunya di blog, untuk mendapat respon dari calon pembaca bukunya kelak. Respon inilah yang turut membantu menyemangati dirinya untuk menuntaskan novelnya.
4.
Pidi Baiq juga membagikan nukilan tulisannya di akun Twitter @pidibaiq sehingga membuat followersnya makin penasaran.
5.
Pidi Baiq menuliskan cerita Dilan berdasarkan cerita nyata, tokoh-tokoh nyata, sehingga dia merasa tidak menemui kesulitan untuk membuat cerita itu hidup. Katanya, dia nggak perlu sibuk menghayalkan sesuatu untuk ditulis. Tak heran jika karakter yang ditulisnya hidup dan dicintai pembacanya.
6.
Pidi Baiq berhasil membangun setting cerita Bandung pada tahun 1990-an sehingga membangkitkan kenangan para pembaca yang pernah merasakan usia remaja pada tahun tersebut. Alhasil, sasaran pembacanya meluas tidak hanya kepada remaja saat ini, tapi juga remaja pada tahun 1990-an. Tidak aneh jika di sebuah keluarga ada yang berebut membaca antara ibu dan anak.
7.
Pidi Baiq menulis apa adanya, tanpa terpaku pada teori teknis menulis novel. Misalnya, soal konflik dan dramatisasai cerita. Trilogi Dilan boleh dibilang cerita yang konflik dan unsur dramanya tidak tajam, tapi pembaca tetap menikmatinya.
8.
Kisah cerita cinta yang dituliskan Pidi Baiq sangat unik dan bukan kacangan. Banyak pembaca yang merasa terkesan dengan kisah cinta dilan dan Milea ini, mulai dari perkenalan hingga proses pacaran.
9.
Pidi Baiq tidak memaksakan diri untuk menulis yang semata untuk membahagiakan pembaca, meskipun akhirnya berakhir putus.
10.
Banyak kalimat-kalimat menarik di setiap halaman buku karya Pidi Baiq yang bisa dikutip untuk diposting di status, instagram maupun dibuat desain khusus, istilah kekiniannya, quotable.
11.
Pidi Baiq juga rajin roadshow untuk mempromosikan bukunya secara offline, sehingga penggemarnya bisa bertanya banyak hal tentang buku Dilan. Dan tentu saja book signing. Hal ini membuat hubungan pembaca dan penulis menjadi lebih akrab dan membuat pembacanya jadi militan.
12.
Novel ketiganya Milea, juga menyisakan rasa penasaran di hati pembaca. Terutama kehadiran Cika yang menggantikan posisi Milea di hati Dilan. Hal ini membuka kesempatan hadir kelanjutan kisah cinta Dilan, kali ini dengan Cika. menurut kabar, Cika adalah wanita yang kemudian akan dinikahi Dilan. Penasaran?
13.
Pastinya Pidi Baiq juga telah membocorkan dua buku terkait Dilan yang sudah ditulisnya. Pertama adalah Bunda yang berkisah tentang kehidupan ibu dari Dilan sehingga Dilan usia SD. Lalu kisah cinta monyet Dilan di SMP dengan wanita bernama Julia.
14.
Rencana akan mengangkat Dilan ke layar lebar juga membuat novel ini semakin laris karena banya yang ingin tahu jalan ceritanya lebih dulu.
15.
Novel Dilan juga berhasil membawa perubahan terhadap gaya gaul anak muda sekarang, termasuk gaya pacaran yang lebih sehat. bahkan banyak cowok yang meniru abis gaya Dilan dalam menalukan hati cewek. Sebaliknya, banyak cewek yang yang memasang standart cowok semodel Dilan.
16.
Pastinya novel Dilan juga telah membangkitkan minat baca di kalangan remaja. Pasalnya, banyak remaja yang mengaku baru membaca novel pertama kali ya novel Dilan itu. Membaca novel dilan dianggap sebagai bagian gaya hidup remaja kekinian, bukan masalah literasi.
Nah, itu kira-kira yang membuat tiga buku tentang Dilan laris manis hingga kini. Mungkin ada yang ingin menambahkan?

Tuesday, December 13, 2016

Wedang Jahe Merah, Minuman Sehat Musim Hujan



Bagi masyarakat Indonesia, kehadiran jahe sebagai rempah kaya manfaat sudah diketahui sejak jaman dahulu. Hal ini karena jahe dapat bermanfaat untuk meningkatkan stamina dan juga sebagai penghangat badan di kala cuaca dingin. Tak hanya itu, jahe juga sering menjadi bahan utama untuk obat-obatan herbal dan juga obat alternatif yang dipercaya mampu menyembuhkan banyak penyakit. Perlu diketahui, jahe terdiri dari tiga jenis yaitu jahe putih, jahe kuning dan jahe merah. Ketiganya sama-sama memiliki manfaat yang sangat beragam untuk kesehatan.

Dari ketiga jenis jahe tersebut, popularitas tertinggi ada pada jahe yang berwarna merah lantaran memiliki rasa pedas yang khas dan aroma yang kuat. aroma tersebut berasal dari minyak atsiri yang ada di dalamnya. Dari beberapa penelitian yang dilakukan oleh para pakar kesehatan dan medis di dunia, di dalam jahe dapat ditemukan berbagai macam senyawa yang mampu mengobati banyak penyakit. Telah banyak diketahui jika jahe mampu digunakan sebagai obat alami untuk penyakit ringan seperti batuk, flu dan demam. Hal ini karena jahe memiliki kandungan senyawa oleoresin yang dapat berguna sebagai bahan aktif analgesic yang sehingga mampu meredakan penyakit tersebut.


Tak hanya itu, penelitian juga menyatakan bahwa jahe juga memiliki sejumlah zat yang dibutuhkan tubuh seperti vitamin B1, vitamin C, asam amino dan phenol sehingga mampu mengobati pendarahan, peradangan dan mengurangi keluhan kram pada perut akibat menstruasi. Dengan banyaknya khasiat yang ada pada jahe merah, tentu Anda tertarik untuk mengkonsumsinya sebagai minuman sehari-hari. Karena rasanya yang cukup kuat dan pedas, maka dalam pembuatan minuman dari jahe, perlu penambahan beberapa bahan lainnya sehingga tetap nikmat. Berikut ini beberapa resep minuman kesehatan yang terbuat dari jahe:

1. Wedang pokak

Bahan-bahan:


  • Serai 2 batang, memarkan.
  • Daun pandan 2 lembar, iris tipis.
  • Kapulaga 2 buah.
  • Cengkeh 3 buah.
  • Jahe 2 cm.
  • Buah pekak 1 buah.
  • Gula secukupnya.


Cara membuat:

• Rebus semua bahan tersebut hingga mendidih dan air akan berubah warna.
• Masukkan gula secukupnya sesuai selera.
• Angkat dan saring, lalu hidangkan.

2. Wedang jahe kayu manis

Bahan-bahan:


  • Jahe 2 rimpang.
  • Serai 1 batang, memarkan.
  • Bubuk kayu manis ½ sdt.
  • Madu secukupnya.
  • Gula aren secukupnya.


Cara membuat:

• Rebus jahe, serai dan bubuk kayu manis hingga mendidih dan beraroma wangi.
• Masukkan gula aren secukupnya.
• Jika sudah tercampur rata, masukkan madu lalu didihkan sebentar.
• Angkat, saring dan sajikan.

Itulah beberapa resep minuman dari jahe yang bisa Anda buat di rumah dengan bahan dan cara memasak yang sangat mudah. Menikmati minuman jahe di kala hujan dan cuaca dingin yang menerpa tentu menjadi momen sederhana namun sangat nikmat. Apalagi ditemani oleh keluarga atau orang terkasih, tentu akan semakin menghangatkan suasana.

Meski jahe memiliki banyak manfaat yang tersembunyi, namun mengkonsumsinya juga perlu disesuaikan dengan porsinya. Konsumsilah jahe tidak lebih dari 5 gram per harinya. Jangan berlebihan karena segala sesuatu yang berlebihan akan mengakibatkan hal yang tidak baik. Untuk wanita, konsumsi jahe merah yang berlebihan akan beresiko membuat haid menjadi tidak lancar. Konsumsi jahe terlalu banyak juga bisa membuat perut kembung dan mual serta sering bersendawa. Tak hanya itu, sifat jahe yang pedas dan panas bisa membuat mulut mengalami iritasi. Jadi selalu perhatikan takaran segala hal yang akan Anda konsumsi.

Tujuh Cara Mengendalikan Amarah di Jalan




Heboh viral video Dora Natalia kepada polantas Aiptu Sutisna merupakan gambaran tingkat stres pengemudi di jalan raya kota besar. Tingkat kepadatan kendaraan yang menciptakan kemacetan hingga kurangnya disiplin berlalulintas seringkali menghimpun kekesalan di dalam hati yang pada akhirnya meledak dalam sebuah bentuk kemarahan tak terkendali.

Agar tak kepalang malu karena marah-marah di jalan raya, lalu divideokan dan disebarkan melalui internet, ada baiknya kita mengetahui cara mengendalikan amarah saat mengemudi kendaraan di jalan raya.


Menanamkan Sugesti

Selalu sebelum menjalankan mesin kendaran, sugestikan diri sendiri dengan beberapa kalimat positif. Misalnya,"Saya bukan pengemudi yang buruk. Saya tidak akan menambah masalah hidup saya dengan berperilaku aneh di jalan. Saya lebih memilih mengontrol emosi saya dan selalu menjadi pengemudi yang baik."


Jadilah Pengemudi yang Welas Asih dan Berempati

Saat ada pengemudi yang tidak bisa mengendalikan emosinya di jalan, apa yang ada di benak Anda? Mungkin hidupnya penuh penderitaan, utangnya banyak, sedang PMS, baru ditinggal suaminya, dan sebagainya. Banyak sekali alasannya.

Tak jarang kita berpikir," Dia memang pengemudi yang brengsek." Biasanya pada saat itu pula akan merasa emosi kita terpancing. Cobalah ubah setiap bertemu pengemudi buruk, dengan kalimat empati," Dia bukan pengemudi brengsek sebenarnya. Mungkin dia khilaf karena suatu sebab. Mungkin kondisinya sedang tertekan, hancur dan berantakan. JIka ada pada posisinya, belum tentu aku bisa mengontrol emosiku."

Dengan mengendalikan perasaan, kita bisa terhindar dari ikut-ikutan emosi atas perilaku orang lain. Nggak asyik kan kalo kita sebentar-bentar mudah terpancing.



Visualisaikan Perasaan Damai dan Tenang 

Dalam keadaan macet sekalipun cobalah untuk menikmati keadaan di sekitar. Anggap saja semua merupakan pemandangan indah di kota kita. Mengapa? Dengan begitu kita akan tetap tenang di belakang kemudi. Kita tidak akan terpengaruh oleh pengemudi buruk di sekitar kita.


Jangan Anggap Semua Pengemudi Seperti Anda

Pernah nggak saat kita ingin pindah jalur dan sudah menyalakan lampu, tapi pengemudi di sebelah malah terus memberi klakson dan tidak memberi jalan. Terkadang kita menjadi emosi sebab selama ini kita selalu memberi jalan ke penegmudi lain yang pindah jalur asalkan dengan cara yang benar.

Kita memang harus realistis, belum semua pengemudi berperilaku baik di jalan raya. Dengan bersikap realistis, kita akan menjadi lebih tenang saat menghadapi pengemudi ugal-ugalan, egois, dan kurang kontrol. Ingat, kita tidak ingin seperti mereka.

Pikirkan kerugian

Banyak orang merasa lebih baik saat meluapkan amarah di jalan raya. Tapi sesungguhnya itu tak sebanding dengan risikonya:
  • mengalami kecelakaan, dan melukai atau membunuh diri kita sendiri dan orang lain
  • merusak atau menghancurkan mobil sendiri dan mobil orang lain atau properti lainnya
  • mendapatkan catatan kriminal
  • akan dipenjara
  • peningkatan biaya asuransi mobil
  • merasa tegang, stres dan marah
  • peningkatan denyut jantung
  • peningkatan tekanan darah
  • membuat keluarga panik dan sedih
  • dan yang paling parah ada tekanan masyarakat karena viral di media sosial
Tanamkan Manfaat

Yang pasti kita harus selalu ingat bahwa mengendalikan amarah itu banyak sekali manfaatnya.
  • kita merasa bahagia, kurang stres, lebih damai  sehingga lebih menyenangkan orang-orang di dalam mobil dengan kita merasa bahagia
  • kita mengurangi risiko  mengalami kecelakaan mobil, sehingga melukai atau membunuh diri sendiri dan orang lain, menghancurkan mobil sendiri atau properti orang lain ...
  • kita menghindari catatan kriminal dan akan dipenjara
  • keluarga juga merasa nyaman ditinggal kita bepergian


Berdoa

Lebih penting dari itu semua, selalu berdoa dan ingat kepada Sang Maha Pencipta. Mintalah perlindungan dariNYA selama mengemudi. Termasuk menjaga hati kita dari kekhilafan yang tidak bisa kita kontrol.


Friday, December 2, 2016

Siapa Polisi Ganteng Elia Umboh?




Tiba-tiba saja nama polisi ganteng Elia Umboh heboh di Internet saat terjadi Aksi Super damai di jakarta, Jumat ini. Fotonya sedang membawa kotak air mineral terus vial ke mana-mana. Bahkan di akun instagram saya, banyak followers yang menyukainya.

Bersamaan dengan terkenalnya Elia Umbah, blognya yang bisanya bisa say intip, tiba-tiba semua postingannya hilang. Sungguh bikin banyak orang penasaran. Sedangkan akun instagramnya sendiri baru berisi lima postingan foto yang kurang jelas penampakannya. Artinya bisa palsu juga.

Namun selentingan kabar menyebutkan Elia dinas di Polda Metro Jaya, tepatnya di Pengendalian Masyarakat. Bahkan Elia merupakan seorang komandan peleton. Pria ini merupakan lulusan SD Katake, SMP di Bogor, serta SMA di bekasi.

Pendidikan kepolisiannya ditamatkan di Lido, Jawa barat. Dia juga merupakan penggemar musik fave jazz dan techno. Yang mengagumkan, Elia merupakan penggemar buku-buku karya Ary Ginanjar dan Habibburahman Elshirazy.



Thursday, December 1, 2016

12 Perilaku Pasien yang Bikin Bete



Menjadi profesional di bidang medis, baik itu dokter maupun perawat, kerap menemukan beberapa kejadian yang membuat kepala mendadak penat. Terutama saat berhadapan dengan pasien. Alih-alih kesal, mereka cuman bisa mengurut dada menahan sabar.

Kira-kira apa saja perilaku pasien yang menyebalkan itu?

Over Acting

Dokter biasanya paling tidak suka dengan reaksi pasien yang berlebihan saat bertemu dokter. Misalnya seorang Ibu membawa anaknya di ruang gawat darurat karena wajah anaknya kena cakar anak tetangga. Si Ibu terus nyerocos minta diobati segera dan khawatir terjadi sesuatu. Padahal sebenarnya dokter tahu, si ibu bukan sungguh-sungguh mengkhawatirkan anaknya, tapi lebih khawatir anaknya harus menjalankan operasi plastik yang tentu biayanya sangat mahal.

Tidak Lihat Sikon

Dokter biasanya juga bete saat berada di mall  bersama keluarganya, tiba-tiba didekati pasiennya yang mengeluh ini dan itu. Padahal saat itu sang dokter benar-benar ingin menikmati perannyas sebagai ayah atau ibu di keluarganya. Setelah berhari-hari disibukkan urusan pekerjaan.

Tidak Mandi

Usahakanlah mandi dengan bersih sebelum pergi ke dokter. Kalau sedang tidak boleh mandi, dilap saja. Yang penting jangan tercium bau dan tampak kotor dari tubuh kita. Percayalah, meskipun dokter terlatih melihat hal yang menjijikan, dokter tetap akan kesal bila sedang memeriksa bagin tubuh Anda tercium bau kecut atau melihat kotoran nyangkut di gigi dalam jumlah banyak.

Tidak Makan Jengkol

Ini  juga harus diperhatikan. Jangan makan makanan berbau sebelum ke dokter. Bisa kebayang di saat Anda diminta membuka mulut, aroma mulut naga akan menguar. Tunda makan jengkol, pete, duren dan makanan berbau lainnya, meskipun setelah itu ANda menggosok gigi dan kumur-kumur.

Jangan Menjelekkan Dokter Lain

Anda datang ke dokter tapi mulut Anda terus bercerita dokter seblumnya atau dokter lain yang pernah Anda kunjungi. Mulai dari komplai soal pelayanan sampai biaya. Percayalah, semakin Anda banyak komplain tentang dokter lain, akan semakin malas dokter Anda bertemu. Lah, apakah Anda juga nggak akan membicarakan dokter ini kepada yang lain?

Jangan Mengancam

Mungkin Anda anak seorang pengacara atau mungkin Anda seorang blogger. Tapi jangan sampai Anda menuntut seorang dokter untuk mengistimewakan Anda sembari mengancam akan menuntut secara hukum atau menuliskan di blog.

Jangan Kepo

Jangan terlalu pendiam bila bertemu dokter. Tanyalah fokus kepada penyakit yang Anda rasakan. Jangan kepo soal kehidupan pribadi dokter, kesukaannya, maupun statusnya. Jangan pula banyak bertanya tentang penyakit yang dirasakan tetangga Anda, ayah Anda, dan orang lainnya. Apalagi jika pasien lainnya masih antre.

Jangan  Memuji Berlebihan

Pasien yang sudah sembuh kadang mengucapkan hal-hal yang sebanrnya menyinggung perasaan. Misalnya kepada perawat, pasien mengatakan seharusnya tidak menjadi perasawt tapi dokter. Ketahuilah, perawat itu jadi perawat harus kuliah perawat, dan kuliah ambil perawat itu karena memang ingin jadi perawat. Bukan dia mengambil jurusan kedokteran lalu gagal sehingga jadi perawat.

Aji Mumpung

Anda ke dokter besama anak atau anggota keluarga lainnya. Yang didaftar hanya Anda. Tapi begitu di ruangan, Anda juga meminta ke dokter memeriksa kesehatan anggota keluarga Anda setelah Anda selesai diperiksa. Jika memang orang bersama Anda juga sakit, mengapa tidak didaftarkan juga. Ya, kecuali dokter itu memberi paket bayar satu, gratis satu.

Banci Ponsel

Anda memerlukan bantuan dokter, tapi ketika Anda berhadapan dengannya masih sibuk dengan ponsel Anda. Bahkan browsing untuk mencocokkan diganosis dokter dengan info di Internet. Lebih parah lagi, menagjak dokter selfie bareng.

Keras Kepala

Jangan pernah Anda datang kembali ke dokter dengan keluhan penyakit yang sama, sementara Anda tidak menuruti anjurannya. Diminta diet malah bilang lupa. Diminta minum obat malah diabaikan. Dokter mungkin akan meminta Anda rajin-rajin berkunjung sekadar untuk mengingatkan Anda.

Pura-pura

Perawat yang dirawat inap sering pura-pura merasa sehat agar bisa cepat pulang. Hal lain adalah khawatir membayar uang rumah sakit terlalu mahal. Padahal dokter punya alasan untuk menahan lebih lama. Ada juga yang malah pura-pura mengeluh sakit. Tapi sepanjang hari bukannya istirahat di ranajang, malah main atau nonton teve tiada henti hingga mengganggu pasien lainnya.

Nah, kira-kira Anda pernah melakukan yang mana?


Wednesday, November 30, 2016

Menengok Toleransi Beragama di Puja Mandala Bali

  
 

Saat di Nusa Dua, Bali, saya sempat bertanya-tanya lokasi masjid terdekat untuk shalat Jumat. Resepsionis hotel tempat saya menginap memberi informasi keberadaan Masjid Ibnu Batuta sekitar dua kilometer dari hotel. Saya sempat terpana juga ketika diberitahu masjid itu berada di jalan bernama Kurusetra.

Setahu saya Kurusetra merupakan medan peperangan dalam wiracarita Bharatayudha di Haryana, India. Namun saya tahu pula, alasan Kurusetra dijadikan perang lantaran wilayah tersebut merupakan tanah suci umat Hindu sehingga beberapa orang menyebutnya pula sebagai Dharmasetra .

 


Saya pun melakukan survey ke lokasi sembari jogging di pagi hari. Dan betapa terkejutnya saya begitu tahu masjid yang dimaksud berada di kawasan Pusat Peribatan Puaja Mandala. Ya, bukan hanya masjid saja di sana yang saya lihat. Tapi juga lima tempat ibadah umat beragama lainnya, yakni pura, vihara, gereja katholik dan gereja protestan.


Area ini tampak sejuk dan sakral lantaran menjadi simbol toleransi beragama. Cocok jika kemudian diposisikan berada di Jalan Kurusetra dengan alasan di atas. Agar terjaga kedamaian.

Puja Mandala merupakan area ibadah lima agama yang diakui negara pada saat Soeharto menjadi presiden pada tahun 1997 silam. Nama tempat ibadah tersebut ialah Masjid Agung Ibnu Batutah, Gereja Katholik Maria Bunda Segala Bangsa,Vihara Budha Guna, Gereja Protestan GKPB Jemaat Bukit Dua, dan Pura Jagatnatha. 


Selain beribadah, Puja mandala juga ramai dikunjungi  wisatawan karen keunikan sebagai lambang toleransi. Jangan khawatir dengan tempat parkir, karena di bagian depannya tersedia lahan untuk nangkring kendaraan yang mampu menampung banyak, bahkan bus ukuran besar.

  
 Sebaiknya jika tujuannya adalah berwisata, tetap santun saat berada di lingkungan rumah ibadah. Mulai dengan pakian, hingga perilaku. Hindari jam-jam rumah ibadah saat sesak, misalnya saat waktu sholat Jumat jika hanya ingin berfoto-foto di sana.

Di setiap rumah ibadah juga ada agenda acara peribadatan  yang bisa diikuti oleh warga lokal maupun wisatawan yang menginap di sekitar Nusa Dua. Jujur saja, saya senang melihat Puja Mandala, karena mengingatkan saya, sesibuk apapun mengisi liburan,. tetap harus menunaikan ibadah. Terutama ibadah sahalat Jumat yang harus dilakukan di masjid.





 Hal yang menyenagkan saya lainnya di Puja Mandala adalah karena di seberang jalan, saya banyak menemukan kedai-kedai kuliner halal untuk umat muslim. Jadi bisa mampir dulu ke sana sebentar ... hehehehe ... ^_^


Monday, November 28, 2016

Lima Kisah Nyata Perawat Bikin Merinding



Memiliki teman-teman perawat di media sosial Instagram, membuat saya tahu cerita menarik di dalam pekerjaan mereka. Beberapa cerita bahkan membuat bulu kuduk merinding. Keberanian mental mereka benar-benar diuji.

Dicengkeram

"Saya bekerja di unit gawat darurat. Saat itu saya harus melakukan  CPR pada wanita yang jantungnya telah berhenti. Sebelumnya dia sempat terengah-engah, tapi kemudian diam. Saat saya tengah melakukan kompresi dada, tiba-tiba tangannya mencengkeram  pergelangan tangan saya dan kemudian terkulai kaku. Dia tidak sadar untuk selamanya."
- Perawat N di kota B


Lompat

"Saya memiliki seorang pasien yang  siap menandatangani penerimaan dokumennya. Semuanya  normal  sampai dia tiba-tiba melihat keluar jendela dan bertanya, "Apakah Anda melihat sesuatu?" Aku tidak melihat apa-apa.  Dan dia berkata, "Seorang pria melompat dari gedung sebelah." Lalu ia menggeleng dan bergumam pada dirinya sendiri. Hari itu memang tidak ada apa-apa. tapi keesokan harinya benar ada yang bunuh diri di gedung sebelah."
- Perawat C di kota J

Sosok Hitam

"Saya pernah  memiliki seorang pasien yang dirawat karena overdosis. serta sejarah yang sangat panjang masalah kesehatan mental. Dia meronta-ronta di sekitar di tempat tidur, sangat agresif, menendang orang, benar-benar membingungkan. Sautu hari dia mengatakan "sosok itu dalam warna hitam! Apakah Anda tidak melihatnya!" dan menunjuk ke sudut. Saya melangkah ke sudut ia menunjuk dan melambaikan tangan saya sekitar.  Bukannya, tenang, pasien saya malah makin menjerit ketakutan seolah melihat sesuatu hendak memakan saya dan dirinya. Akhirnya, saya keluar ruangan dan menelepon dokter."

- Perawat W di kota M

Tawa Seram

"Saya pernah punya pasien seorang mahasiswa, Dia superpendiam selama di ruang perawatan. Dia sakit stres karena kuliahnya. Dia hanya menutup tubuhnya sepanjang hari dengan selimut seperti mumi. Sampai suatu hari saya mendengar dia tertawa pelan-pelan sendirian. Lama kelamaan dia tertawa sangat menyeramkan. Baru kali ini saya mengalami hal yang membuat saya ketakutan dengan pasien."

- Perawat S di kota S

Gigi Tambal

"Saya bekerja sebagai perawat gigi. Terutama anak-anak. Satu hari datang keluarga bersama seorang anaknya untuk diperiksa giginya. Dari luar saja bisa kelihatan anak ini jarang membersihkan giginya. Ibunya bilang anaknya snagat takut ke dokter gigi, makanya ini baru pertama kali ke dokter gigi. Saat saya membantu dokter memotret gigi si anak, saya kaget. Ada dua tambalan gigi saya temukan. Saya bertanya sekali lagi kepada ibunya. Tapi Ibunya bersumpah mengatakan tidak pernah membawa anaknya ke dokter gigi, apalagi sampai menambal gigi anaknya. Benar-benar aneh."

- Perawat C di K




Mengintip Festival Arfak Lewat Lensa Raiyani

Tarian Tumbu Tana, tarian tradisional khas masyarakat 

Pegunungan Arfak menjadi sajian menarik unik dan energik.

Menyaksikan sebuah acara festival budaya merupakan impian para pecinta seni budaya seperti saya. Apalagi budaya  di segala penjuru Indonesia, terutama yang jauh dari Pulau Jawa, seperti Festival Arfak di Anggi, ibukota Pegunungan Arfak, provinsi Papua Barat. Sungguh, mendengar namanya saja selalu terbersit impian untuk ke sana.

Sayangnya, waktu belum berpihak kepada saya untuk mengunjungi Festival Arfak yang senantiasa digelar pada pertengahan November setiap tahunnya. Untungnya saya bisa melihat kegiatan tersebut melalui bidikan lensa teman-teman travel photographer yang menakjubkan. Salah satu photographer favorit saya yang sudah dua kali ke Festival Arfak adalah Raiyani Muharramah.


Para wanita dan pria, meriah ramaikan Festival Arfak 2016 

di Kabupaten Pegunungan Arfak. 


Secara keseluruhan kawasan Pegunungan Arfak membentang seluas 68.325,00 hektar, terbagi menjadi tiga tipe ekosistem hutan yang beragam:  hutan hujan dataran rendah (lowland forest), hutan hujan kaki gunung (foothill forest) dan hutan hujan lereng pegunungan (lower montane forest). Perbedaan zona ekosistem itu membuat kawasan Pegunungan Arfak kaya akan keanekaragaman hayati bernilai tinggi.

Delapan  distrik masuk wiayah Pegunungan Arfak, yakni Menyambouw, Membey, Hingk, Tanah Rubuh, Warmare, Ransiki dan Oransbari yang masuk dalam wilayah kabupaten pemekaran Manokwari Selatan.

Raiyani Muharramah dengan warga setempat.

Pegunungan Arfak  mayoritas dihuni  suku besar Arfak yang terdiri dari 4 sub suku: Hatam, Meyah, Moire dan Soub. Keempat sub suku ini tersebar di 10 distrik  seperti: Anggi, Anggi Gida, Didohu, Minyamouw, Sururey, Taige, Testege, Catuouw, Hingk dan Membew

Pasar darurat. Kabupaten Pegunungan Arfak yang baru berumur 4 tahun ini masih terus membangun. 

Hasil pertanian berupa sayur mayur di jual di pusat Kota Anggi


Keunikan foto-foto Raiyani ini, membuat yang melihatnya ikut merasakan suasana di Pegunungan Arfak dan ingin mewujudkan segera ke sana. Juga pemilihan sudut pengambilan gambar yang amat menarik. Apalagi ketika menujukkan unsur budaya lokal. Sangat terasa kekuatan magis yang menyelubungi atmosfir di Fastival Arfak.


Tradisi bakar babi dengan kulit kayu, menjadi tradisi unik di daerah Pegunungan Arfak. 

Dengan latar belakang rumah kaki seribu yang telah di nobatkan sebagai benda cagar budaya oleh Unesco

Setiap caption yang disertakan papada foto pun memberi informasi yang beguna. Jadi tidak membuat penikmat fotonya terus manggut-manggut. Jika ingin menikmati juga banyak foto-foto perjalanan Raiyani menjelajah Indonesia bisa mampir di akun instagramnya di @raiyanim


Noken asli papua ini telah disyahkan menjadi salah satu benda cagar budaya oleh Unesco. Dalam festival arfak yang berlangsung 12-16 November di tampilkan pula proses pembuatannya 



Foto-foto: Raiyani Muharramah

Sunday, November 27, 2016

Hindari 13 Hal Norak Saat naik Pesawat



Naik pesawat terbang saat ini bukanlah sesuatu yang luks lagi. Hampir semua orang pernah naik pesawat terbang. Namun herannya, selalu saja kita bertemu penumpang pesawat yang menyebalkan dan mengganggu kenyamanan kita.

Dari obrolan dengan sejumlah cabin crew di media sosial, saya menyimpulkan ada 12 hal yang membuat seorang penumpang terlihat norak saat naik pesawat.

Jangan Jorok di Toilet Pesawat

Menggunakan toilet pesawat tidak bisa seleluasa  di rumah sendiri. Kita harus berhati-hati menggunakannya, karena toilet itu juga digunakan secara bersama dengan penumpang lainnya. Hal paling menjengkelkan adalah bila penumpang buang air kecil tapi urine-nya berceceran ke mana-mana sampai ke lantai toilet. Sungguh menyebalkan.

Ada pula yang memakai tolet pesawat hingga air keran ke mana-mana seolah habis mandi. Tapi dari semuanya, paling menjengkelkan bila ada penumpang yang berlama-lama di dalam toilet. Entah apa yang dialkukannya. Sementara penumpang lain ingin menggunakannya.

Jangan Makan Berbau Sebelum Naik Pesawat

Hindari makanan berbau seperti jengkol, petai, atau lainnya sebelum naik pesawat. Apalagi yang dicampur bikin mules dan akan naik penerbangan dalam waktu lama. British Air tujuan Dubai, pernah harus balik ke London gara-gara ada orang yan buang air besar dan kotorannya sangat bau hingga mengganggu. Akhirnya penumpang harus tertunda keberangkatannya hingga 15 jam karen bau menyengat itu.

Jangan  Berkata Kasar dan Nyaring

Hindari berkata kasar saat di dalam pesawat, baik kepada kru maupun sesama penumpang. Apalagi jika diucapkan sambil berteriak-teriak. Penumpang yang mengangganggu bisa saja diturunkan dari pesawat dan kehilangan beberapa penerbangan.

Jangan Pelihara Bau Badan

Pada sebuah penerbangan Jazz Air tahun 2010, seorang penumpang memiliki bau badan yang benar-benar buruk sehingga mengganggu kenyamanan penumpang lainnya. Sebagian besar penumpang hanya berani menatapnya smabil bergumam.

Jangan Membual Penyakit Menular

Sebuah penerbangan yang tidak mau disebut namanya, pernah heboh gara-gara seorang penumpang bercanda dengan teman perjalanannya bahwa dia baru saja dari Afrika dan mengidap ebola. Karuan saja penumpang lainnya panik. Si orang yang sebenarnya bercanda itu kemudian diturunkan di sebuah bandara dengan pengawalan ketat.

Jangan Merasa Agnes Mo

Sebaiknya pikir-pikir dulu juga memasang headset untuk mendengarkan musik. Terutama jika Anda terbiasa mendengar musik sambil ikut menyanyi nyaring. Semua penumpang tentu akan menganggap Anda norak, atau bahkan kena gangguan jiwa. Jangan pernah merasa suara anda sehebat Agnes Mo maupun Beyonce.

Jangan Menelepon Setelah Diumumkan Matikan Telepon

Mungkin ponsel Anda paling canggih di dunia. Tapi jika berada di pesawat, tetaplah ikuti aturan, seperti mematikan telepon. Kecuali maskapai yang digunakan memang mengizinkan penumpang memakai ponsel. Sinyal ponsel dapat membahayakan penerbangan. Dan jika Anda keukeuh menggunakan ponsel, berarti Anda emngajak bunuh diri bersama penumpang lainnya.

Jangan Bolak-balik di Lorong

Anda mungkin hiperaktif atau mudah beser sehingga tidak bisa duduk diam di dalam pesawat. Tapi bukan berarti Anda bisa seenaknya bolak-balik di lorong. Apalagi sambil lari-larian juga mengganggu kru kabin dan penumpang lainnya.

Jangan Menendang Sandaran Kursi di Depan 

Mungkin Anda kesal dengan penerbangan yang lama. Sehingga tanpa sadar kaki Anda menendang berulang kali sandaran kursi di depan. Percayalah, hal itu sangat menjengkelkan penumpan di kursi depan Anda. Jangan pernah lakukan hal ini, kecuali Anda benar-benar penumpang yang norak dari perkampungan.

Jangan Biarkan Anak Mengganggu Penumpang Lain

Mungkin anak Anda adalah yang termanis di seluruh dunia. Tapi belum tentu bagi orang lain. Apalagi jika penumpang itu ingin istirahat, sementara anak Anda terus menjerit di sebelahnya. Pastikan jika mengajak anak naik pesawat, Anda duduk bersamanya, dan dapat mengendalikan anak Anda.

Jangan Monopoli Kursi

Jika memang tubuh Anda besar, cobalah untuk tidak memonopoli jatah tempat duduk dan lorong untuk lewat atau melewati orang lain. Sara terbaik mintalah duduk di dekat pintu darurat atau ambil kelas bisnis. Buatlah penumpang lain sama nyamannya seperti Anda, bukan mengintimidasi.

Jangan Bolak-Balik Buka Kompartemen

Anda orang yang cepat bosan sehingga Anda perlu hiburan dari bagasi tas ANda yang sudah di simpan di kompartemen. Tapi bukan berarti Anda bisa seenak bolak-balik membuka kompartemen, apalagi jika posisinya di atas kepala penumpang lain.

Jangan Mabuk

Jangan pernah minum alkohol sebelum naik pesawat maupun di dalam pesawat. ANda akan mabuk dan mengganggu penumpang lainnya. Selain mabuk karena alkohol, juga jangan sampai muntah karena mabuk udara. Pastikan Anda minum obat antimabuk sebelum naik pesawat jika Anda gampang muntah.

Masih banyak hal lainnya yang sebenarnya menujjukkan perilaku norak selama di pesawat. tapi intinya adalah, Anda janga mengganggu kenyamanan penumpang lainnya.