Monday, March 7, 2016

Pria Romantis Ini Melamar Saat Gerhana Matahari




Para astrologer menyatakan hal tabu segala bentuk aktivitas terkait asmara di kala gerhana matahari tiba. Mereka menyarankan tidak melakukan pernikahan, pertunangan, termasuk lamaran di hari datangnya gerhana. Tapi tidak berlaku bagi pria bernama Blair Bowman.

Pria berusia 24 tahun itu melakukan lamaran kepada gadisnya Zoe Coutts, 22 tahun, saat terjadi gerhana matahari total (GMT) di Skotlandia, 20 maret 2015 lalu. Berita lamaran ini menyebar ke seluruh dunia. Bahkan akhirnya menginspirasi banyak orang untuk melakukan hal yang sama saat GMT.

Blair melakukan lamarannya bukan tanpa rencana. Sejak bulan Januari, begitu dia mengetahui akan ada peristiwa besar di Skotlandia, dia langsung mempersiapkan segalanya.

"Saya menyadari, inilah saat yang tepat. Saya semula cemas ketika melihat langit berawan. tapi untunglah beberapa saat menjelang gerhana, langit cerah. Saat saya melamarnya, kulihat dia sangat terkejut," ujar Blair seperti diikutip Daily Records.

Pasangan ini sudah saling mengenal selama 11 tahun pada sebuah acara temu keluarga. Cinta bersemi saat keduanya sama-sama melanjutkan kuliah di Aberdeen, Indiana, AS.

Zoe yang kuliah di jurusan literatur Inggris memaparkan kejadiannya dengan jelas. "Saat itu dia memberitahu saya akan membuat eksperimen melihat gerhana melalui lubang kertas. Dia meminta saya melihat dai lubang kertas itu. Lalu, dia mengangkat kertas bertuliskan 'will you marry me'. saya langsung melompat kaget dan mengiyakan," papar Zoe.

Nah, bagaimana dengan GMT di Indonesia 2016 ini? Akankah ada yang berani melamar pasangannya, atau bahkan mengajak tunangan langsung? Atau malah ada yang melangsungkan pesta pernikahannya?

Inilah Alasan Pengendara Motor Harus Memakai Sarung Tangan



Pelaksanaan Operasi Simpatik Lodaya 2016 di beberapa tempat disertai pemberian sarung tangan kepada para pengendara motor. Tak sedikit yang merasa bingung, alasan polisi memberikan sarung tangan, bukan helm.

Di Indonesia, kesadaran pengendara motor memakai sarung tangan memang relatif rendah. Semestinya bersamaan dengan kampanye penggunaan helm, juga disarankan penggunaan sarung tangan kepada pengendara motor.

Keamanan

Saat kita terjatuh dari apapun, cenderung memakai telapak tangan ketika menahan tubuh. Begitu pula saat naik motor. Kita tidak pernah tahu material macam apa tempat tangan bertumpu saat jatuh. Bisa saja rumput, kerikil tajam, dan lainnya. Oleh karena itu perlu sekali melapisi telapak tangan dengan sarung tengan yang bisa mengurangi rasa sakit saat terjatuh.


Memberi Kehangatan

Saat naik motor terutama di musim hujan dan angin kencang, tanpa sadar telapak tangan akan terasa kaku dan membeku. Apalagi jika melaju di daerah pegunungan nan dingin. Satu-satunya cara tentu saja memakai sarung tangan. Sama halnya dengan melindungi tubuh dengan jaket. Telapak tangan juga memerlukan kehangatan.

Tidak hanya kehangatan, sarung tangan juga bisa menahan dari binatang yang tiba-tiba menyengat, ataupun serpihan kerikil yang terlempar ke tangan. Sarung tangan bisa mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan tersebut. Pada cuaca terik, sarung tangan juga melindungi kulit dari sengatan matahari.

Membantu Cengkraman

Pernah merasa licin ketika memegang stan saat hujan? Atau mngkin lantaran tangan yang sering berkeringat.Beberapa jenis sarung tangan motor dilengkapi dengan karet sehingga lebih mudah mencengkram setang di cuaca yang panas, basah, atau lembab. Jika sarung tangan semakin baik, maka kontrol sepeda motor pun akan lebih baik.


Mengurangi Lecet

Mengendarai motor, terutama jarak jauh kerap menimbulkan lecet. Akibatnya berpengaruh kepada daya cengkeram kepada stang. Berhati-hatilah karena itu beresiko, terutama jika sering memainkan gas. Apalagi jika pengendara motor peduli dengan kesehatan telapak tangannya.


Keren

Memakain sarung tangan juga bisa membuat pemakaianya, baik pria maupun wanita, tampak keren. Apalagi sekarang model sarung tangan sangat beragam. tidak hanya emmerhatikan kekuatannya, tapi juga model dan warna. Silakan pilih sendiri yang bisa menunjang penampilan.


Oh iya, biasakan mencuci telapak tangan dan keringkan sebelum memakai sarung tangan. Setelahnya juga jangan lupa cuci tangan. Dan lebih pentng lagi adalah bersihkan bagian dalam sarung tangan secara berkala.








Sunday, March 6, 2016

Menikmati Bebek Goreng Cawang di Heather Resto Jakarta


Kerenyahan Bebek Goreng Cawang ini bikin nafsu makan meningkat.

Kuliner Indonesia yang terus disukai hingga saat ini salah satunya bebek goreng. Bagi pecintanya, daging bebek dianggap lebih lezat dibandingkan daging ayam. Tak heran jika olahan daging bebek terus diburu dari kelas kaki lima sampai resto hotel.

Beruntung saya bisa menikmati bebek goreng di Heather Resto yang berada di dalam Best Western The Hive Hotel, Jakarta. Karena terletak di area Cawang, Jakarta Timur, maka santapan teman nasi ini diberi nama Bebek Goreng cawang.

Saya memilih Bebek Goreng Cawang karena merupakan signature dish di Heather Resto. Makanya, ketika pelayan resto meletakkan menu ini di atas meja, saya langsung membelah bebek yang digoreng garing itu. Dan ... bagian luarnya terasa renyah, dalamnya empuk dan gurih. 

Saya kemudian mencoba mencampurnya dengan sambal hijau di sisi piring. Hmm, lebih terasa kelezatannya. Walaupun untuk ukuran lidah saya kurang pedas. Tapi saya yakin ini masalah selera tingkat kepedasan saya yang tinggi. Buat tamu lain di resto ini mungkin sudah cukup. 

Bagi yang suka dibakar, kuliner bebek bisa saja diorder menjadi bebek bekar. Tapi saya cenderung hidangan bebek digoreng karena sejarahnya saya pertama kali makan bebek di Bali adalah digoreng. Tingkat keempukan daging biasanya lebih pas untuk saya.

Pastinya, aroma anyir yang biasanya ada di dalam bebek, sama sekali tak terasa karena sudah diolah pihak resto dengan baik. Dengan kenikmatannya, harga Rp68.000 sangat pas, apalagi dengan venue yang menarik di lantai lima hotel bintang empat ini.

Selain bebek goreng, saya pun mencicipi sop buntut ala Heather Resto. Ada tiga pilihan olahan buntutnya, yakni digoreng, dibakar dan dikuah. Ide yang bagus untuk mencicipi sop buntut bakar di sini. Selain rasanya lebih nendang saat dicampur dengan sopnya, juga pas disajikan dengan sambal  matah yang tingkat kepedasannya cocok dengan lidah saya.


Sambal mantah menambah kenikmatan buntut bakar ini.



Bagi penggemar 'perbuntutan' diuntungkan sekali bisa datang ke tempat makan ini. Pihak hotel menggelar harga promo untuk empat jenis buntut, mulai dari buntut goreng rica-rica, buntut goreng cabe ijo, buntut goreng sambal matah, dan buntut goreng saos mentega.

Masih banyak lagi pilihan kuliner Indonesia di Heather Resto. Tentunya kuliner dari belahan dunia lain pun tersedia. Tapi kali ini saya sedang ingin icip-icip Indonesia punya selera.


Cokelat Lava yang Bikin Nagih


Beres makan tanpa mencicipi dessert apa kata dunia? Okay, tanpa basa-basi saya memilih cokelat lava yang memang jadi favorit saya dalam urusan cuci mulut. Di Heather Resto, kue cokelat hangat ini dinamai Chocolate Liquid Center lengkap dengan satu skup es krim vanila segar.

Sayangnya karena saya terlalu lama mengatur untuk memotretnya, cairan cokelat di dalamnya sudah mengeras. Padahal saya paling suka ketika merasakan lelehan cokelat yang hangat di lidah. Okelah, abaikan hal itu. Rasanya tetap okay kok. Apalagi dipadukan dengan es krim vanilanya. Sluuurp. seperti biasa dengan cepat saya menghabiskan kuliner seharga Rp36.000,- itu.



Saya pun mencicipi dessert lain, yakni Apple Pie ala Mode. Sebenarnya saya kurang begitu suka dengan apple pie karena cenderung terlalu manis. Tapi kali ini saya harus bilang, apple pie ternyata juga enak, mungkin karena dimakan bersamaan dengan es krim vanilla. Hehehehe. Pastinya, pie seharga Rp36.000,- bakal jadi pilihan saya jika ke sini lagi.





Untuk teman minum, saya memilih Mocktail of The Day dari Heather resto, yakni agnifico Lychee. Namanya terdengar keren. tapi sebenarnya ini adalah jenis mojito yang diberi buah lychee. Buat saya mojito saja sudah membuat tenggorokan saya segar, apalagi ditambah buah luchee yang manis. Klop.

Seperti telah saya singgung, saya merasakan semua hidangan karena venue restoran yang nyaman. Bersebelahan dengan kolam renang BWP The Hive Hotel. Jadi selain menikmati di dalam, bisa juga menyantap menu resto di sisi kolam renang sambil melihat kecipak-kecipuk orang berenang dan pemdangan sekitar Cawang.





Foto-foto:Benny Rhamdani


Thursday, March 3, 2016

Ziggy, Penulis Muda Ini Paparkan Proses Kreatif Menulis 21 Bukunya



Namanya memang sulit diingat dan disebutkan: Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie, tapi kisah dalam novel-novel karyanya sulit dihapus dari hati pembacanya. Meskipun baru berusia 22 tahun, sudah dua puluh satu karya Ziggy yang diterbitkan dan disambut hangat oleh pembaca berbagai usia. Kepenulisan Ziggy merambah berbagai genre, mulai dari fantasi, horor, romance, bahkan drama keluarga. Pada tahun 2014, naskah novelnya Di Tanah Lada memenangkan juara dua  Sayembara Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta yang bergengsi. Berikut wawancara bersama Ziggy mengenai kegiatan membaca dan menulisnya.



Ziggy, kamu pernah sharing buku-buku yang kamu baca waktu kecil dan jadi favorit sampai sekarang. Misalnya Harry Potter dan Little Women. Tapi ada nggak sih buku yang kamu nggak suka dan pengen diubah endingnya?

Hmmm, mungkin Saga of Darren Shan ya. Sebetulnya bukan endingnya jelek, tapi eksekusinya kurang bagus sampai terasa antiklimaks, padahal idenya sendiri menarik ;v;

Aku belum baca Saga of Darren Shan, emang endingnya kayak gimana sih?


Agak lupa sih, tapi kalau gak salah, endingnya, Darren, si tokoh utamanya, mati, tapi jiwanya diselamatkan seseorang yang namanya Mr. Tiny, dan Darren hidup lagi di masa lalu sebagai pengikutnya Mr. Tiny, dan kemudian mengikuti dan membantu petualangan si Darren di masa lalunya itu.

Sebetulnya keren kok, tapi sepertinya pengarangnya emang kurang jago buat bagian dramatis ;v; Kalau lagi action2 sih, seru banget



Kamu sendiri lebih suka menceritakan hal yang dramatis atau action?

Hem saya suka action, tapi sepertinya belum bisa membuatnya dengan baik.

Bukannya tinggal banyakin adegan baku hantam dan lompat dari gedung tinggi saja ya?

 Iya sih, tapi kan harus membantu yang baca ikutan merasa deg-degan.

Jadi kamu nggak langsung deg-degan kalau tokoh favoritmu dalam buku tiba-tiba lompat dari gedung tinggi?

Hem enggak juga.  Habis kalau cuma dibilang 'lalu dia lompat lalu mati' kan gak kerasa OH MY GOD DIA LOMPAT TERUS MATI. Karena di buku gak ada alat bantu visual, gak seperti film atau komik, jadi narasinya yang harus membangun suasana, kan?

Nah, kalau kamu punya kekuatan menghidupkan tokoh dalam buku, siapa yang bakalan kamu hidupkan lagi?

Hmmm pertanyaannya susah. Mungkin Count Olaf di A Series of Unfortunate Events. Bagian kematiannya itu sangat  sesuatu. Meskipun dia reseh.

Buku terbaru Ziggy, Airmata Bulan.



Ziggy kok mau menghidupkan karakter yang jahat sih? Apakah karena kamu mau memberikan mereka kesempatan kedua?

 Iyaaa, dia salah satu villain terbaik yang pernah ada. Jahatnya jahat banget sampai bikin ngakak.

Kenapa ya?Habis buku-buku kan biasanya diceritakan dari perspektif 'si baik'. Ada banyak cerita dari 'si jahat' yang gak kita tahu, padahal pasti ada sesuatu yang membuat dia sampai jadi sejahat itu. Sepertinya lebih menarik mengetahui apa yang akan terjadi kalau mereka berhasil mendapatkan keinginan mereka.

Bagaimana kalau Voldemort yang hidup di akhir serial Harry Potter? Apakah dia bakalan ada di stasiun mengantar anak-anaknya yang akan bersekolah di Hogwarts? Atau anak Voldemorts bakalan pergi sekolah dengan jet pribadi.

Voldemort kawin sama siapa? Bellatrix kan sudah mati.

Menurutmu ada hubungan nggak sih kisah di dalam buku dengan kisah di dunia nyata? Di buku, kebanyakan tokoh baik yang bertahan hidup? Namun bagaimana dengan Bellatrix-Bellatrix di dunia 'nyata'?

Hem di dunia nyata sih agak lebih rumit, soalnya kita gak diberitahu dengan jelas yang mana yang baik dan yang jahat, kan? Yang baik cuma baik kalau pihak yang baik yang menang. Kalau Voldemort yang menang dan menceritakan kisahnya, pasti geng Harry Potter yang kedengaran jahat. Toh mereka pun sama-sama melukai dan saling bunuh.

Apa sebaiknya kita selalu punya tujuan spesifik dari kegiatan membaca kita? Misalnya kita membaca untuk mendapatkan kesenangan, atau untuk tahu bagaimana cara mengoperasikan Adobe Photoshop?

Hmm, gak perlu ada tujuan spesifik juga. Tapi menurut saya sih, sebelum baca sesuatu yang bisa memberikan perspektif, penting untuk mempunyai perspektif sendiri. Soalnya, kalau membaca dan menerima 'kebenaran' yang ada di dalam buku mentah-mentah, gak ada artinya. Seperti kata pepatah Cina: membaca tanpa berpikir is a labor lost. Buku (ada) untuk membantu kita berpikir, bukan mengikuti pikiran orang :>


Sebelum menulis, kamu nyiapin bekal apa?

Nah, kalau menulis sih I say kita berusaha mempengaruhi orang. Jadi sebelum menulis, biasanya saya menyiapkan moral value apa yang mau saya sampaikan.

Oke-oke, jadi dari mana seorang penulis bisa tahu bahwa ceritanya memang perlu dituliskan? Karena persepsi pembaca tentang moral value, kan, nggak selalu sama.

Yes, true. Tapi berarti sebuah cerita ditulis karena penulis mau pembaca memahami moral value-nya kan? Tapi saya rasa gak semua orang menulis untuk menyampaikan moral value. Kadang-kadang, orang menulis untuk curhat saja. Either way, saya rasa alasan orang menulis, atau at least saya, selalu egois; karena bottom line, saya menulis untuk memberi alasan menjustifikasi perbuatan saya sendiri.

Beberapa kali membaca di Tumblr-mu ada banyak pertanyaan dari pembaca bukumu. "Kak Ziggy, gimana caranya bisa nulis sekeren itu?" Kupikir jawabannya sederhana, "Banyak membaca dan berpikir." Nggak ada rahasia lain, kan?

Enggak, hehe. Saya juga banyak nonton tapi sepertinya itu bukan rahasia.

Waktu pertama menulis, tulisanmu juga nggak serta-merta jadi seperti tulisan yang sekarang, kan? Apakah ada proses belajarnya?

 Hmmm, saya sih gak pernah belajar menulis. Kalau dalam hal penulisan, saya cuma memperhatikan masukan dari para editor. Tapi selain itu, yang berkembang cuma bahan bacaan saya. Kalau tulisan saya sepertinya membaik, itu karena saya membaca bahan yang lebih baik, atau karena bisa menarik pelajaran dari bahan bacaan saya dengan lebih baik.



Tuesday, March 1, 2016

Mencicipi Nasi Kuning Warung Mobil di Makassar




Nasi kuning sangat populer di Bandung sebagai menu sarapan. Ternyata, saya juga menemukan menu satu ini juga di luar Jawa. Di kota Jayapura misalnya, saya temukan beberapa kedai nasi kuning yang bahkan buka hingga malam hari. Demikian halnya saat saya berkunjung ke Makassar, Sulawesi Selatan.

Saat  melewati Jalan Perintis Kemerdekaan di pagi hari, saya melihat sejumlah kedai mobil di kanan kiri jalan. Setelah saya amati, menunya kebanyakan sama yakni nasi kuning. Akhirnya, saya memilih mendatangai salah satu kedai mobil di dekat halte Markas Polda Sulsel lantaran penasaran mencicipinya.

Saya langsung memesan menu nasi kuning komplet andalan kedai mobil bernama Nasi Kuning Jelita. Tapi penjualnya nggak jelita, soalnya bapak-bapak. Pernyaan kedua, apakah saya mau membungkus atau makan di tempat. Saya lihat ada empat kursi plastik dekat mobil. Cukup nyaman. Jadi saya pilih makan di tempat.






Takjub juga melihat sajian nasi kuning komplet. Selain nasi kuning, acar dan sayur labu, juga diberi lauk tiga jenis protein, yakni telur, daging ayam, dan gepuk. Walaupun porsii potongan dagingnya kecil, tetap saja bikin saya melotot. Ditambah lagi taburan abon sapi. Dijamin timbangan badan saya bakal naik.

Saya kemudian berusaha mencicipi sambal dan nasinya. Lumayanlah, walaupun menurut saya masih lebih kaya rasa nasi kuning di Bandung. Lalu, saya mencoba mencampurnya dengan sayur labu. Nah, ini baru lebih nikmat. Begitu pula ketika disantap dengan protein yang ada di piring. Nasi kuningnya jadi seperti nasi biasa sih karena rasanya kalah dengan lauk-pauknya.

Saat saya menghabiskan nasi kuning itu, dan harus membayar cukup takjub juga karena harganya cukup murah hanya Rp20.000. Saya hitung-hitung lagi, berapa keuntungannya ya? Yang jelas, nasi kuning ini lumayan untuk mengganjal perut, apalagi kalau sedang lapar-laparnya.







Empat Alasan Memilih Tinggal di Hotel Aryaduta Makassar




Memilih hotel yang representatif terkadang memerlukan waktu untuk membanding-bandingkan. Tidak hanya faktor harga yang jadi pertimbangan, tapi juga kemudahan mencapai lokasi, kenyamanan, hingga daya akses ke berbagai tempat, termasuk lokasi wisata.

Saat saya ke Makassar, Sulawesi Selatan, pilihan saya menginap jatuh kepada Hotel Aryaduta di Jalan Somba. Ada empat alasan saya memilih hotel tersebut.

Jaringan Hotel Premium




Aryaduta Hotel merupakan jaringan hotel premium dan terdepan di Indonesia sejak tahun 1974. Dengan pengalaman tersebut saya percaya diri memilih hotel ini. Apalagi saya merasa puas ketika menginap di Aryduta Jakarta. Umumnya jaringan hotel memiliki standar sama dalam kenyamanan, fasilitas dan pelayanan. Meski tentu saja ada sedikit perbedaan karena di Jakarta bintang lima, sedangkan di Makassar bintang empat.


Strategis



Lokasi hotel terbilang strategis dengan akses yang sangat mudah dicapai dari manapun. Saat mendarat di Bandara Hassanudin menuju ke hotel ditempuh kurang dari 30 menit karena adanya jalan tol.  Agenda saya sendiri di Makassar adalah mengglar konser bersama The Panas dalam di Celebes Convention Centre (CCC) yang jaraknya hanya lima menit dari hotel. Jadi benar-benar strategis.

Terasa strategis juga dalam urusan wisata kuliner, lantaran semua jenis kedai dan resto yang menyajikan makanan khas setempat hanya beradius beberapa puluh dan ratus meter saja dari hotel. Saya yang kerap merasa kelaparan di tengah malam tidak perlu pusing mencari tempat makan.

Belum lagi akses ke Pantai Losari yang sedang neghits itu. Cukup berjalan kaki ke luar hotel sudah mencapai tujuan. Jika hendak ke Benteng For Rotterdam pun cuman naik angkot atau becak.

Fasilitas



Seperti disinggung di atas, fasilitas di hotel ini lengkap bagi pengunjung yang ingin merasakan kenyamanan. Tak jauh dari lobi hotel terdapat kolam renang yang menghadap langsung ke pantai. Jadi walaupun berenang di kolam air tawar, bisa merasakan sensasi angin laut Makssar.

Interior di kamar pun menurut saya cukup lengkap dengan fasilitas wifi yang kencang (penting buat saya). Sayangnya kamar yang menghadap ke pantai saat saya datang sedang penuh. Padahal saya berharap juga bisa bangun tidur langsung menyapa pantai. Untungnya di lorong dekat lift tersdia jendela untuk melihat ke pantai. Jadi saya tetap melihat antai dari ketinggian.

Restoran dan bar pun menurut saya cukup nyaman untuk disinggahi dan menciicpi makanannya. Saya sempat ngopi di Le Bar Atilier, sambil menikmati sofanya, dan ngobrol bareng crew band. Kopinya mantap karena tersedia berbagai pilihan.


Kearifan Lokal


Menurut saya, amat penting sebuah hotel di daerah menyajikan kearifan lokal agar pengunjung menemukan sesuatu yang berbeda saat bertandang ke daerah yang berbeda. Kearifan lokal bisa di arstitektur, ornamen, makanan, dan lainnya. Di hotel ini kearifan lokal ditampilkan di lobi hotel. Terdapat panggung mini diisi tiga seniman lokal memainkan jenis musik daerah. Salah satu alat musik yang menarik saya lihat adalah Talindo atau Popondi, terbuat dari kayu, tempurung kelapa, dan senar. 
 Empat 

Monday, February 29, 2016

Inilah Kriteria Penilaian Dewan Juri Ajang Body Contest




Saat mendatangi pameran buku di Jakarta Convention Center, saya pernah salah masuk ruangan. Ternyata di sana sedang digelar acara body contest. Di panggung kecil terlihat sejumlah peserta memamerkan tubuh berotot mereka. Sementara dewan juri mengamati mereka dengan serius.

Jujur saja saya bingung, bagaimana cara penilaian dewan juri kepada peserta. Akhirnya saya bertanya-tanya kepada penonton, dan mendapatkan jawaban. Kurang lebih inilah yang menjadi kriteria penilaian dalam ajang body contest.

Massa Otot

Dalam body contest tipe badan yang bulky seperti binaragawan justru dapat mengurangi penilaian. Demikian halnya dengan massa otot yang terlalu tipis walaupun kering juga dapat berpengaruh kepada  penilaian yang kurang. Dewan juri umumnya menilai peserta yang memiliki massa otot proporsional tidak terlalu bulk dan terlalu tipis.

Definisi dan simetri Otot

Definisi otot menunjukkan seberapa jelas otot peserta dengan rendahnya kadar lemak peserta. Sedangkan simetri otot adalah keseimbangan antara perkembangan massa otot tubuh yang satu dengan massa otot tubuh yang lain. Intinya sekali lagi adalah proposional.










Fashion/ Style

Fashion ataupun style dalam body contest juga merupakan faktor penilaian yang tak kalah pentingnya, mulai dari  kreativitas cara berpakaian, aksesoris yang sesuai dan pantas, sampai penggunaan minyak posing (baby oil) secukupnya.

Performance


Performance merupakan cara peserta mempresentasikan ototnya di atas panggung ke hadapan para juri.  Inilah angka vital di acara body contest.  Peserta bisa saja memiliki fisik terbaik, tapi  jika peserta tidak bisa menunjukkannya dengna baik di panggung; nilai peserta itu akan rendah.

Presentasi panggung meliputi senyum, keluwesan dan attitude peserta saat di panggung, menguasai panggung yang luas, dan yang terakhir cara posing tidak boleh seperti pose binaraga karena kontes ini bukanlah kontes binaraga.

Pose wajib dan pose bebas dapat berbeda-beda di antara tiap kontes. Pada umumnya pose yang diwajibkan dalam body contest adalah Relax Pose, Front Body Pose, Back Body Pose, Abdominal Pose dan Side Body Pose. Tentu saja para peserta body contest sudah mengerti istilah-istilah tersebut.










Foto-foto: Benny Rhamdani

Sunday, February 28, 2016

Cara Mengatasi Pengunjung Blog yang Sepi





Dulu blog saya sepi sekali. Setiap kali posting hanya ditengok puluhan pembaca. Padahal saya sudah blog walking dan  share link  di media sosial. Sesekali mencapai angka ratusan.

Suatu hari saya melihat kompetisi blog berhadiah diving di Viva.co.id. Saya tertarik ikutan, dan mengirimkan postingan pengalaman saya saat ke Pulau Bidadari. Saya gagal masuk ke deretan pemenang, mungkin saya terbilang baru di Viva. Tapi ada satu hal menarik, pengunjung ke postingan saya tersebut  membludak. Apalagi sempat beberapa bulan postingan saya tersebut berada di halaman pertama Google search untuk kata kunci Pulau Bidadari.

Akhirnya, saya pun makin rajin submit postingan di Viva. Angka pengunjung pun bergerak perlahan dari mulai ratusan hingga ribuan. Sampai tahun 2015, saya mulai tertarik menulis profil pria ganteng dan wanita cantik berbagai profesi. Ternyata angka pengunjung setelah diboosting juga oleh Viva, bisa mencapai puluhan tibu, bahkan dua kali postingan terkait polisi hingga lebih dari 100.000 pengunjung.


Karena itu saya selalu menyarankan teman-teman blogger pemula untuk mengikuti langkah berikut ini:

1. Daftar atau sign up ke viva.co.id. Caranya mudah sekali. Dapatkan password.
2.  Buatlah postingan yang menarik di blog.
3. Masuk ke log.viva.co.id
4. Klik tulisan Kirim Blog
5. Isi formulir dan ikuti petunjuk.

Keuntungannya adalah:

1. Jika sedang tidak sempat sharing link, tenang saja, boosting dari viva.co.id ini sangat efektif. Tentu saja kalau senggang tetap harus share link di media sosial, baik link di Viva maupun blog.

2. Kita bisa memakai satu akun di Viva untuk boosting beberapa blog kita. Saya sendiri selain untuk blog benyrhamdani dot com juga untuk misterbandung dot com.

3. Bisa ikut lomba blog dan mendapat undangan acara. hehehe, walaupun saya belum pernah menang lomba blog di Viva. belum rejekinya.

4. Website Viva sangat populer.


Nah, silakan coba ya.



Friday, February 26, 2016

Dari Bintang FTV, Pria Ganteng Ini Hijrah Jadi Polisi



Menjadi bintang di layar kaca jadi impian banyak orang saat ini. Tapi tidak demikian halnya dengan pria berdarah Arab dan Sunda bernama Muhammad Gariz Luis Ma'luf. Sempat membintangi FTV bertajuk Lautan Hikmah hingga Ojek Pengantar Cinta pada tahun 2012, pria tampan ini akhirnya hijrah menjadi anggota Polri.

"Alasan saya menjadi polisi karena memang  cita-cita saya dari dulu. Bagi saya itu pekerjaan yang mulia mengabdi kepada negara. Apalagi didukung restu dari kedua orangtua juga. Saya merasa menjadi polisi itu jenis pekerjaan yang pas dengan karakter seperti saya," ungkap pria kelahiran Bandung 16 September 1994 ini.

Toh, di sela-sela  dinasnya sebagai polisi berpangkat Bripda, pria ini masih sempat juga menggeluti karir di dunia hiburan lainnya."Saya masih mengambil job juga di dunia modeling. Karena lumayan buat nambah-nambah modal nikah hahaha," tutur jejaka  yang pernah  sekolah model dan aktif di bidang olahraga ini.



Seabrek prestasi pun sempat diukir Gariz. Sewaktu kecil sempat masuk ajang MC Cilik  sebuah stasiun televisi swasta,  lomba coverboy majalah remaja, bahkan selang dua tahun setelah  jadi polisi sempat menjadi runner-up  ajang Cosmo Man mengalahkan ribuan peserta tingkat nasional. Di bidang olahraga, Gariz juga meraih prestasi renang juara pertama di  Kabupaten Bandung, juara tiga PRSI kota bandung, juara pertama futsal  kota Bandung.

"Lumayan banyak kalau prestasi olahraga. Tapi karena sempat kecelakaan, akhirnya lari  ke dunia entertaiment," kata polisi yang berdinas di Polrestabes Bandung ini.

Saat ditanya perbandingan menjadi artis, model, atlet dan polisi, pemilik akun instagram @garizluis37 ini punya jawaban yang panjang.

"Semua ada plus minus bagi saya. Setiap pilihan ada enak, ada nggaknya ya, nggal? Di bilang enak polisi ya, enak punya penghasilan tetap walaupun pas-pasan. Masa tua dijamin, kesehatan dijamin negara. Alhamdulillahnya itu dan kita hidup  kan nggak selama nya bakal di atas, bakal sehat terus. Enak jadi polisi ya itu, selama kita melaksanakan tugas dengan benar dengan koridor yang semestinya,aman dari roda kehidupan. Kalau dari atlit dan modeling  belum tentu dapat penghasilan tetap bulanan. Dan semakin tua nggak menjanjikan bakal tetap berada di puncak. Di kala usia mulai masuk tua, modeling dan atlet tak bisa dijadikan sebagai mata pencaharian hidup yang stabil," jelasnya.

Toh, Gariz tak menampik ada kerinduan dari dirinya untuk kembali berakting. "Jika memang ada tawaran dan mendapat izin dari atasan, trentu saja siap menerima. Tapi maunya sih main di film Raid 3," harapnya.

Thursday, February 25, 2016

Tiga Daya Tarik Tugu Khatulistiwa Pontianak




Datang ke Pontianak, Kalimantan Barat, tidak lengkap rasanya jika tidak mengunjungi Tugu Khatulistiwa. Tapi apa ya kira-kira  daya tari tugu yang dibangun pada tahun 1928 itu? Setelah saya mengunjungi, dan mendapat penjelasan dari  Sutami, petugas Tugu Khatulistiwa, inilah tiga daya tarik utama tugu yang menjadi ikon masyarakat kalbar ini.

Bersejarah 



Tentu saja yang pertama menarik minat adalah sejarah Tugu Khatulistiwa itu sendiri.  Konon dari catatan yang diperoleh pada tahun 1941 dari V. en. W oleh Opzichter Wiese dikutip dari Bijdragen tot de geographie dari Chef Van den topographischen dienst in Nederlandsch- IndiĆ« : Den 31 sten Maart 1928 telah datang di Pontianak satu ekspedisi Internasional yang dipimpin oleh seorang ahli Geografi berkebangsaan Belanda untuk menentukan titik/tonggak garis equator di kota Pontianak.



Setelah itu dibangunlah  tugu pertama tahun 1928 berbentuk tonggak dengan anak panah. Tahun 1930 disempurnakan, berbentuk tonggak dengan lingkarang dan anak panah. Tahun 1938 dibangun kembali dengan penyempurnaan oleh opzicter / architech Silaban.  Tahun 1990, Tugu Khatulistiwa direnovasi dengan pembuatan kubah untuk melindungi tugu asli serta pembuatan duplikat tugu dengan ukuran lima kali lebih besar dari tugu yang aslinya.

Bangunan tugu terdiri dari 4 buah tonggak kayu belian (kayu besi), masing-masing berdiameter 0,30 meter, dengan ketinggian tonggak bagian depan sebanyak dua buah setinggi 3,05 meter dan tonggak bagian belakang tempat lingkaran dan anak panah penunjuk arah setinggi 4,40 meter. Diameter lingkaran yang ditengahnya terdapat tulisan EVENAAR (bahasa Belanda yang berarti Equator) sepanjang 2,11 meter. Panjang penunjuk arah 2,15 meter. Tulisan plat di bawah anak panah tertera 109o 20' OLvGr menunjukkan letak berdirinya tugu khatulistiwa pada garis Bujur Timur.

Momen Langka



Momen  menakjubkan dan langka  di sekitar Tugu Khatulistiwa terjadi saat titik kulminasi matahari, yakni fenomena alam ketika matahari tepat berada di garis khatulistiwa. Saat itu posisi matahari akan tepat berada di atas kepala sehingga menghilangkan semua bayangan benda-benda di permukaan bumi. Pada peristiwa kulminasi tersebut, bayangan tugu akan  hilang  beberapa detik saat diterpa sinar Matahari. Demikian juga dengan bayangan benda-benda lain di sekitar tugu.

Peristiwa titik kulminasi Matahari itu terjadi setahun dua kali, yakni antara tanggal 21-23 Maret dan 21-23 September. Peristiwa alam ini menjadi event tahunan kota Pontianak yang menarik kedatangan wisatawan

Atrkasi Telur





Saya terhibur  ketika Sutami menunjukkan sebutir telur ayam. Mau didadarkah? Sutami membuktikan  bahwa Tugu Khatulistiwa lantaran memiliki medan magnet yang berbeda dan berpengaruh kepada gaya gravitasi benda. Telur ayam di tangannya didirikan di atas lantai dan ... ajaib! Tidak terguliling dan menggelinding.  Saya pun mencobanya dan berhasil.  Menariknya atraksi ini jika dibuatkan catatan rekor lomba mendirikan telur tercepat. Pasti seru untuk atraksi maupun publikasi. Apalagi jika pemecah rekor disyahkan dengan sertifikat.

Maaf, numpang narsis :)
Foto-foto; Benny Rhamdani.